alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Di Banjarmasin, Mulai Hari Ini Jam Malam Dilakukan Hingga 14 Hari ke Depan,

BANJARMASIN- Pemerintah Kota Banjarmasin mulai menerapkan jam malam hari ini hingga dalam 14 hari ke depan. Hal ini sebagai bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Banjarmasin.

Jurubicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan jam malam dimulai pada jam 9 malam hingga jam 6 pagi. Dalam rentang waktu ini, warga dilarang ke luar rumah kecuali dalam kondisi mendesak. “Sebagai contoh, membeli kebutuhan pokok,” ucapnya seraya mengatakan itu pun protokol pemeriksaan tetap dilakukan. 

Dalam pemeriksaan warga akan menjalani pengecekan suhu tubuh dan dimintai identitas diri. Kemudian, mereka juga harus patuh terhadap ketentuan yang ada. Seperti misalnya memakai masker ketika berada di luar rumah. Jika tidak bisa menunjukkan persyaratan yang dimaksud, maka petugas akan meminta warga untuk kembali ke rumah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Khalik menjelaskan bahwa di tiap perbatasan kota dibangun posko pantau. Selama jam malam berlangsung, perbatasan kota juga bakal ditutup.

Yang diizinkan masuk, hanya kendaraan yang termasuk dalam pengecualian dalam penerapan PSBB. Sebagian di antaranya, kendaraan patroli, distribusi kebutuhan logistik, kesehatan, pemadam kebakaran, distribusi bahan bangunan dan bahan bakar minyak atau gas.

Kemudian, akses keluar masuk Kota Banjarmasin akan dibuka seperti biasa setelah jam malam selesai. Namun, diberlakukan penjagaan dan penjagaan secara ketat oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, petugas Linmas dan Damkar serta Dinas Kesehatan.

“Saat itu, kami akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh. Bagi yang tidak memenuhi syarat untuk menjalankan aktivitas di Banjarmasin atau ke luar Banjarmasin maka kami suruh pulang,” tuntasnya.

Lantas, bagaimana bila terjadi pelanggaran dalam penerapan PSBB hingga jam malam ini? Dalam Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020, sejumlah sanksi bagi para pelanggar pun disebutkan.

Di antaranya yakni mulai dari teguran secara lisan, peringatan, catatan kepolisian terhadap pelanggar, penahanan kartu identitas, pembatasan/penghentian/pembubaran kegiatan, penutupan sementara kegiatan usaha, pembekuan izin dan pencabutan izin.

Sedangkan apabila terdapat pelanggaran lainnya seperti misalnya melakukan tindakan penghalangan terhadap penindakan yang diatur dalam kebijakan PSBB, maka ditindak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. (mof/war/bar/shn/ran/ema)

BANJARMASIN- Pemerintah Kota Banjarmasin mulai menerapkan jam malam hari ini hingga dalam 14 hari ke depan. Hal ini sebagai bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Banjarmasin.

Jurubicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan jam malam dimulai pada jam 9 malam hingga jam 6 pagi. Dalam rentang waktu ini, warga dilarang ke luar rumah kecuali dalam kondisi mendesak. “Sebagai contoh, membeli kebutuhan pokok,” ucapnya seraya mengatakan itu pun protokol pemeriksaan tetap dilakukan. 

Dalam pemeriksaan warga akan menjalani pengecekan suhu tubuh dan dimintai identitas diri. Kemudian, mereka juga harus patuh terhadap ketentuan yang ada. Seperti misalnya memakai masker ketika berada di luar rumah. Jika tidak bisa menunjukkan persyaratan yang dimaksud, maka petugas akan meminta warga untuk kembali ke rumah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Khalik menjelaskan bahwa di tiap perbatasan kota dibangun posko pantau. Selama jam malam berlangsung, perbatasan kota juga bakal ditutup.

Yang diizinkan masuk, hanya kendaraan yang termasuk dalam pengecualian dalam penerapan PSBB. Sebagian di antaranya, kendaraan patroli, distribusi kebutuhan logistik, kesehatan, pemadam kebakaran, distribusi bahan bangunan dan bahan bakar minyak atau gas.

Kemudian, akses keluar masuk Kota Banjarmasin akan dibuka seperti biasa setelah jam malam selesai. Namun, diberlakukan penjagaan dan penjagaan secara ketat oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, petugas Linmas dan Damkar serta Dinas Kesehatan.

“Saat itu, kami akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh. Bagi yang tidak memenuhi syarat untuk menjalankan aktivitas di Banjarmasin atau ke luar Banjarmasin maka kami suruh pulang,” tuntasnya.

Lantas, bagaimana bila terjadi pelanggaran dalam penerapan PSBB hingga jam malam ini? Dalam Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020, sejumlah sanksi bagi para pelanggar pun disebutkan.

Di antaranya yakni mulai dari teguran secara lisan, peringatan, catatan kepolisian terhadap pelanggar, penahanan kartu identitas, pembatasan/penghentian/pembubaran kegiatan, penutupan sementara kegiatan usaha, pembekuan izin dan pencabutan izin.

Sedangkan apabila terdapat pelanggaran lainnya seperti misalnya melakukan tindakan penghalangan terhadap penindakan yang diatur dalam kebijakan PSBB, maka ditindak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. (mof/war/bar/shn/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/