alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Pengumuman Kelulusan SMP 18 Mei

BANJARMASIN – Siswa kelas 9 SMP harus bersabar menunggu pengumuman kelulusan. Karena Dinas Pendidikan Banjarmasin merencanakan pada bulan Mei nanti.

“Kelulusan SMP kami sepakati pada tanggal 18 Mei, pas bulan puasa,” kata Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, kemarin (23/4).

Surat edaran tentang pengumuman siswa sudah disampaikan ke 35 SMP negeri di Banjarmasin.

Berbeda dari tahun sebelumnya, hasil kelulusan akan diumumkan secara online. Sekolah akan mengirimkan hasilnya kepada siswa melalui pesan WhatsApp.

“Setelah kondisi membaik, orang tua siswa nanti bisa mengambil bentuk fisiknya di sekolah,” tambahnya.

Sejak virus corona mewabah di Banjarmasin, proses belajar dan mengajar terganggu. Sesuai dengan instruksi pemerintah untuk meliburkan sekolah dan kampus.

“Surat edara wali kota juga menegaskan untuk tidak mengumpulkan massa,” ujarnya.

Bukan hanya belajar, ujian, dan kelulusan yang serba daring. Sekarang, rapat guru dan kepala sekolah juga harus daring. “Mengantisipasi penyebaran virus,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 10 Banjarmasin, Saifudin Zuhri mengaku sudah menerima informasi tersebut. Tapi ia belum mengetahui teknis, mengingat Banjarmasin sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Soal teknis pengumuman kelulusan, sekolah masih menunggu Disdik,” jelasnya. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Siswa kelas 9 SMP harus bersabar menunggu pengumuman kelulusan. Karena Dinas Pendidikan Banjarmasin merencanakan pada bulan Mei nanti.

“Kelulusan SMP kami sepakati pada tanggal 18 Mei, pas bulan puasa,” kata Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, kemarin (23/4).

Surat edaran tentang pengumuman siswa sudah disampaikan ke 35 SMP negeri di Banjarmasin.

Berbeda dari tahun sebelumnya, hasil kelulusan akan diumumkan secara online. Sekolah akan mengirimkan hasilnya kepada siswa melalui pesan WhatsApp.

“Setelah kondisi membaik, orang tua siswa nanti bisa mengambil bentuk fisiknya di sekolah,” tambahnya.

Sejak virus corona mewabah di Banjarmasin, proses belajar dan mengajar terganggu. Sesuai dengan instruksi pemerintah untuk meliburkan sekolah dan kampus.

“Surat edara wali kota juga menegaskan untuk tidak mengumpulkan massa,” ujarnya.

Bukan hanya belajar, ujian, dan kelulusan yang serba daring. Sekarang, rapat guru dan kepala sekolah juga harus daring. “Mengantisipasi penyebaran virus,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 10 Banjarmasin, Saifudin Zuhri mengaku sudah menerima informasi tersebut. Tapi ia belum mengetahui teknis, mengingat Banjarmasin sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Soal teknis pengumuman kelulusan, sekolah masih menunggu Disdik,” jelasnya. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

PKS Gaet Para Mantan

Retak yang Bikin Khawatir

/