alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Bahas Anggaran Pemilukada di Masa Corona

BATULICIN – Pembiayaan percepatan penanganan penyebaran Covid-19 yang cukup besar mengharuskan pemerintah daerah di level pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota se-Indonesia melakukan refocusing anggaran.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi melalui Video Conference (Vicon) antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan pemerintah daerah se-Indonesia, guna memastikan pelaksanaan refocusing anggaran tersebut.

“Disini kami memastikan sejauh mana pemerintah daerah sudah melakukan refocusing dalam rangka penanganan percepatan Covid-19 di seluruh Indonesia,” ujar Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik, dalam Vicon dengan jajaran Pemkab Tanbu, Senin (20/4).

Dia menambahkan, dalam situasi Covid-19 ini siapapun tidak bisa memastikan, kapan berakhirnya penyebaran ini. Tentunya akan berpengaruh pada penggunaan anggaran yang sudah dilakukan pergeseran.

“Disini ada langkah yang harus diambil oleh pemerintah daerah yaitu penyesuaian APBD untuk melihat dinamika yang ada,” jelasnya.

Selain itu rapat koordinasi turut membahas penyesuaian APBD ditengah pandemi berkaitan penguatan perencanaan pos anggaran biaya tak terduga. Dalam rapat koordinasi itu dijelaskan hanya anggaran pelaksanaan Pemilukada yang tak bisa digeser. Dimana sebanyak 270 daerah seluruh Indonesia akan melaksanakan hajatan tersebut.

Menurut Kemendagri, KPU memiliki penafsiran optimis terhadap pelaksanaan Pemilukada pada bulan Desember 2020. Karena itulah yang menjadi dasar anggaran Pemilukada yang tersedia untuk tetap dipertahankan posnya. 

“Disini adalah bentuk antisipasi pemerintah daerah atas penafsiran optimis KPU bahwa Pemilukada bisa dilaksanakan, mengingat tahapannya sudah mulai dilakukan. Jangan sampai pada bulan Desember 2020 nanti bisa dilaksanakan tapi anggarannya sudah tergeser kelain,” paparnya. 

Turut hadir dalam rapat koordinasi itu Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu H Rooswandi Salem dan  kepala SKPD terkait. (kry/ram/ema)

BATULICIN – Pembiayaan percepatan penanganan penyebaran Covid-19 yang cukup besar mengharuskan pemerintah daerah di level pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota se-Indonesia melakukan refocusing anggaran.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi melalui Video Conference (Vicon) antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan pemerintah daerah se-Indonesia, guna memastikan pelaksanaan refocusing anggaran tersebut.

“Disini kami memastikan sejauh mana pemerintah daerah sudah melakukan refocusing dalam rangka penanganan percepatan Covid-19 di seluruh Indonesia,” ujar Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik, dalam Vicon dengan jajaran Pemkab Tanbu, Senin (20/4).

Dia menambahkan, dalam situasi Covid-19 ini siapapun tidak bisa memastikan, kapan berakhirnya penyebaran ini. Tentunya akan berpengaruh pada penggunaan anggaran yang sudah dilakukan pergeseran.

“Disini ada langkah yang harus diambil oleh pemerintah daerah yaitu penyesuaian APBD untuk melihat dinamika yang ada,” jelasnya.

Selain itu rapat koordinasi turut membahas penyesuaian APBD ditengah pandemi berkaitan penguatan perencanaan pos anggaran biaya tak terduga. Dalam rapat koordinasi itu dijelaskan hanya anggaran pelaksanaan Pemilukada yang tak bisa digeser. Dimana sebanyak 270 daerah seluruh Indonesia akan melaksanakan hajatan tersebut.

Menurut Kemendagri, KPU memiliki penafsiran optimis terhadap pelaksanaan Pemilukada pada bulan Desember 2020. Karena itulah yang menjadi dasar anggaran Pemilukada yang tersedia untuk tetap dipertahankan posnya. 

“Disini adalah bentuk antisipasi pemerintah daerah atas penafsiran optimis KPU bahwa Pemilukada bisa dilaksanakan, mengingat tahapannya sudah mulai dilakukan. Jangan sampai pada bulan Desember 2020 nanti bisa dilaksanakan tapi anggarannya sudah tergeser kelain,” paparnya. 

Turut hadir dalam rapat koordinasi itu Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu H Rooswandi Salem dan  kepala SKPD terkait. (kry/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/