alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Corona Mewabah, Kejahatan Meningkat

BANJARMASIN – Masyarakat sudah cukup resah dengan wabah virus corona. Masih harus ditambah dengan kerisauan lain, yakni angka kasus kriminalitas yang meningkat.

Direktur Serse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kalsel Kombes Pol Sugeng Riyadi juga mengaku heran dengan fenomena ini.

Apakah karena banyaknya narapidana yang dibebaskan? Atau lantaran kondisi ekonomi, kian sulit mencari nafkah, hingga memaksa segelintir menempuh jalan pintas lewat aksi kriminal.

Sugeng mengaku belum bisa memastikan. “Yang jelas, seluruh masyarakat perlu waspada, karena banyak napi yang bebas,” ujarnya, Minggu (19/4).

Angkanya tidak main-main. Selama empat bulan terakhir, Sugeng melihat lonjakan mencapai seratus persen. Dibandingkan pada periode waktu yang sama dengan tahun lalu.

“Antara Januari sampai April 2019 ada 34 kasus. Sekarang dari awal tahun sampai pertengahan April 2020 sudah 77 kasus,” sebutnya.

Peningkatan tampak pada kejahatan konvesional. Seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pelaku beraksi tak kenal tempat dan waktu. Begitu ada kesempatan, target pun dikejar. “Anggota Resmob sekarang tengah membantu jajaran di daerah untuk memburu mereka. Semoga segera terungkap,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, dia berharap warga mengawasi lingkungannya masing-masing. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan.

“Polisi sudah rutin berpatroli. Sabhara, Brimob dan Pam Obvit yang dibantu Satgas Nusa II,” pungkasnya. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Masyarakat sudah cukup resah dengan wabah virus corona. Masih harus ditambah dengan kerisauan lain, yakni angka kasus kriminalitas yang meningkat.

Direktur Serse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kalsel Kombes Pol Sugeng Riyadi juga mengaku heran dengan fenomena ini.

Apakah karena banyaknya narapidana yang dibebaskan? Atau lantaran kondisi ekonomi, kian sulit mencari nafkah, hingga memaksa segelintir menempuh jalan pintas lewat aksi kriminal.

Sugeng mengaku belum bisa memastikan. “Yang jelas, seluruh masyarakat perlu waspada, karena banyak napi yang bebas,” ujarnya, Minggu (19/4).

Angkanya tidak main-main. Selama empat bulan terakhir, Sugeng melihat lonjakan mencapai seratus persen. Dibandingkan pada periode waktu yang sama dengan tahun lalu.

“Antara Januari sampai April 2019 ada 34 kasus. Sekarang dari awal tahun sampai pertengahan April 2020 sudah 77 kasus,” sebutnya.

Peningkatan tampak pada kejahatan konvesional. Seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pelaku beraksi tak kenal tempat dan waktu. Begitu ada kesempatan, target pun dikejar. “Anggota Resmob sekarang tengah membantu jajaran di daerah untuk memburu mereka. Semoga segera terungkap,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, dia berharap warga mengawasi lingkungannya masing-masing. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan.

“Polisi sudah rutin berpatroli. Sabhara, Brimob dan Pam Obvit yang dibantu Satgas Nusa II,” pungkasnya. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/