alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Sebut Tala Lock Down, Pemilik Akun Dikejar Polisi

PELAIHARI – Jajaran Kepolisian Polres Tanah Laut (Tala) mengejar pelaku penyebar informasi menyesatkan, yang menyebutkan Kota Pelaihari akan di -lock down. Hal ini disampaikam Kabagops Polres Tala, Kompol Novy Adi Wibawa SIK, Minggu (19/4) tadi.

Perlu diketahui, melalui jejaring media sosial facebook, salah satu pemilik akun Kun Fayakun menyebutkan jika Kabupaten Tala akan di lock down. Batas berakvifitas hanya sampai jam 2 siang. Tidak ada aktivitas di luar rumah, termasuk roda 2 dan roda 4.

Informasi itu dibantah Novy. Sebab semua berita dan informasi terkait Covid-19, hanya dikeluarkan melalui satu pintu, yakni pemerintah daerah dan diketahui oleh unsur Forkopimda.

”Polres Tanah Laut akan mengusut dan mengejar akun tersebut, karena sudah membuat masyarakat resah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya. Terlebih turut menyebarkan berita tersebut.

“Masyarakat agar tetap mengikuti anjuran dari pemerintah. Seperti perilaku hidup bersih sangat membantu terhindar dari virus tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tala sudah menangkap layar (screen shoot) postingan Kun Fayakun dan memberi tulisan Hoax atau tidak benar. Dan sudah disebarkan seluruh grup di media sosial. (ard/ema) 

PELAIHARI – Jajaran Kepolisian Polres Tanah Laut (Tala) mengejar pelaku penyebar informasi menyesatkan, yang menyebutkan Kota Pelaihari akan di -lock down. Hal ini disampaikam Kabagops Polres Tala, Kompol Novy Adi Wibawa SIK, Minggu (19/4) tadi.

Perlu diketahui, melalui jejaring media sosial facebook, salah satu pemilik akun Kun Fayakun menyebutkan jika Kabupaten Tala akan di lock down. Batas berakvifitas hanya sampai jam 2 siang. Tidak ada aktivitas di luar rumah, termasuk roda 2 dan roda 4.

Informasi itu dibantah Novy. Sebab semua berita dan informasi terkait Covid-19, hanya dikeluarkan melalui satu pintu, yakni pemerintah daerah dan diketahui oleh unsur Forkopimda.

”Polres Tanah Laut akan mengusut dan mengejar akun tersebut, karena sudah membuat masyarakat resah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya. Terlebih turut menyebarkan berita tersebut.

“Masyarakat agar tetap mengikuti anjuran dari pemerintah. Seperti perilaku hidup bersih sangat membantu terhindar dari virus tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tala sudah menangkap layar (screen shoot) postingan Kun Fayakun dan memberi tulisan Hoax atau tidak benar. Dan sudah disebarkan seluruh grup di media sosial. (ard/ema) 

Most Read

Artikel Terbaru

/