alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Tim Covid-19 Cabut Laporan

BATULICIN – Satreskrim Polres Tanbu menghentikan penyelidikan kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan mantan Manajer Usaha ASDP Batulicin, Arif Budiman. Dia sebelumnya dilaporkan Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu.

“Pelapor atas nama H Setia Budi sudah mencabut laporan, sekitar seminggu yang lalu,” ungkap Kapolres Tanbu, AKBP Sugianto Marweki melalui Kasat Reskrim, Iptu M Andi Iqbal kepada Radar Banjarmasin, Minggu (19/4).

Peristiwa pelaporan tersebut bermula dari aksi marah-marah Sekda Tanbu H Rooswandi Salem kepada Manajer Usaha PT ASDP Batulicin, Arif Budiman di Pelabuhan Samudera Batulicin, Minggu (29/3). Arif diduga menghalang-halangi kerja Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu.

Buntut kemarahan sekda, tim gugus tugas yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Tanbu, H Setia Budi melaporkan Arif Budiman ke polisi. Malam itu juga, Setia Budi bersama beberapa saksi langsung di BAP (berita acara pemeriksaan). Bahkan, Selasa (31/3), aparat memanggil Arif untuk diminta keterangan.

Kabar pencabutan laporan ini ternyata sudah sampai ke telinga General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batulicin, Sugeng Purwono. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim gugus tugas, karena kasusnya tidak sampai berlanjut ke ranah hukum.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada pihak pelapor mau mencabut laporan,” ujar Sugeng, via telepon.

Sebelumnya, kata Sugeng, pihaknya juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada tim atas kejadian yang tidak menyenangkan tersebut. Ia menegaskan, sejak kasus tersebut dilaporkan ke polisi, pihaknya sudah menonaktifkan Arif Budiman sebagai manajer. Bahkan, Sugeng memastikan yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi di ASDP Batulicin. “Ia dimutasi ke Balikpapan,” ucapnya. (kry/ema)

BATULICIN – Satreskrim Polres Tanbu menghentikan penyelidikan kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan mantan Manajer Usaha ASDP Batulicin, Arif Budiman. Dia sebelumnya dilaporkan Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu.

“Pelapor atas nama H Setia Budi sudah mencabut laporan, sekitar seminggu yang lalu,” ungkap Kapolres Tanbu, AKBP Sugianto Marweki melalui Kasat Reskrim, Iptu M Andi Iqbal kepada Radar Banjarmasin, Minggu (19/4).

Peristiwa pelaporan tersebut bermula dari aksi marah-marah Sekda Tanbu H Rooswandi Salem kepada Manajer Usaha PT ASDP Batulicin, Arif Budiman di Pelabuhan Samudera Batulicin, Minggu (29/3). Arif diduga menghalang-halangi kerja Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu.

Buntut kemarahan sekda, tim gugus tugas yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Tanbu, H Setia Budi melaporkan Arif Budiman ke polisi. Malam itu juga, Setia Budi bersama beberapa saksi langsung di BAP (berita acara pemeriksaan). Bahkan, Selasa (31/3), aparat memanggil Arif untuk diminta keterangan.

Kabar pencabutan laporan ini ternyata sudah sampai ke telinga General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batulicin, Sugeng Purwono. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim gugus tugas, karena kasusnya tidak sampai berlanjut ke ranah hukum.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada pihak pelapor mau mencabut laporan,” ujar Sugeng, via telepon.

Sebelumnya, kata Sugeng, pihaknya juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada tim atas kejadian yang tidak menyenangkan tersebut. Ia menegaskan, sejak kasus tersebut dilaporkan ke polisi, pihaknya sudah menonaktifkan Arif Budiman sebagai manajer. Bahkan, Sugeng memastikan yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi di ASDP Batulicin. “Ia dimutasi ke Balikpapan,” ucapnya. (kry/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/