alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

PMI Dibantu APD Level 2

BANJARMASIN – Bantuan alat perlindungan diri (APD) untuk PMI Banjarmasin terus berdatangan. APD level 2 ini disalurkan demi keamanan petugas palang merah yang melayani donor darah.

Kemarin (17/4), sayap Partai Demokrat, Bintang Muda Indonesia (BMI) menyalurkan sarung tangan dan masker, sedikitnya ada empat boks.

Ketua BMI Sri Nurnaningsih mengungkapkan, sesuai arahan ketua umum, diperintahkan untuk membantu pemerintah melawan pandemi. Salah satunya dengan memberikan bantuan APD ke PMI.

“Kami pilih PMI karena terdekat, kebetulan BMI dan PMI juga sering bertukar informasi,” ucap Sri.

Dia juga mengimbau warga untuk membantu menjaga stok darah segar. Bagi yang sehat, disarankan jangan sungkan mendonor.

“Ayolah, tidak perlu takut untuk mendonor. Karena satu satu kantong darah bisa membantu menyelamatkan tiga orang,” pesannya.

Sementara itu, Ketua UDD (Unit Donor Darah) PMI dr Aulia Ramadhan Supit mengungkapkan rasa syukur terhadap respons kepedulian masyarakat.

“Terutama petugas pendonor yang ada di depan, perlu steril, untuk APD-nya cukup level 2 saja. Sehari kami bisa menggunakan dua sampai tiga kotak masker dan sarung tangan,” kata Rama.

Ditambahkan Rama, stok darah mereka sudah membaik. Sebagai gambaran kebutuhan, sejak sepekan terakhir, Rumah Sakit Ulin saja memerlukan 100 kantong darah sehari.

“Kami tidak tahu hari ini dan besok tercukupi atau tidak. Kami berharap dukungan warga yang sehat untuk mendonor,” imbaunya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Bantuan alat perlindungan diri (APD) untuk PMI Banjarmasin terus berdatangan. APD level 2 ini disalurkan demi keamanan petugas palang merah yang melayani donor darah.

Kemarin (17/4), sayap Partai Demokrat, Bintang Muda Indonesia (BMI) menyalurkan sarung tangan dan masker, sedikitnya ada empat boks.

Ketua BMI Sri Nurnaningsih mengungkapkan, sesuai arahan ketua umum, diperintahkan untuk membantu pemerintah melawan pandemi. Salah satunya dengan memberikan bantuan APD ke PMI.

“Kami pilih PMI karena terdekat, kebetulan BMI dan PMI juga sering bertukar informasi,” ucap Sri.

Dia juga mengimbau warga untuk membantu menjaga stok darah segar. Bagi yang sehat, disarankan jangan sungkan mendonor.

“Ayolah, tidak perlu takut untuk mendonor. Karena satu satu kantong darah bisa membantu menyelamatkan tiga orang,” pesannya.

Sementara itu, Ketua UDD (Unit Donor Darah) PMI dr Aulia Ramadhan Supit mengungkapkan rasa syukur terhadap respons kepedulian masyarakat.

“Terutama petugas pendonor yang ada di depan, perlu steril, untuk APD-nya cukup level 2 saja. Sehari kami bisa menggunakan dua sampai tiga kotak masker dan sarung tangan,” kata Rama.

Ditambahkan Rama, stok darah mereka sudah membaik. Sebagai gambaran kebutuhan, sejak sepekan terakhir, Rumah Sakit Ulin saja memerlukan 100 kantong darah sehari.

“Kami tidak tahu hari ini dan besok tercukupi atau tidak. Kami berharap dukungan warga yang sehat untuk mendonor,” imbaunya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/