alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Pengumuman Lulus SMP Masih Menunggu

BANJARMASIN – Sebagian sekolah di sejumlah daerah sudah mengumumkan kelulusan siswa SMP. Bagaimana di Banjarmasin?

Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, masih menunggu hasil rapat dengan seluruh SMP di Banjarmasin.

“Mungkin kita juga, tapi tunggu hasil rapat dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Apakah dipercepat atau bagaimana,” kata Totok, kemarin (13/4).

Hasil ujian sudah dikantongi, tapi belum ada kesepakatan untuk waktu pengumuman. Sesuai agenda Disdik, kelulusan siswa SMP biasanya pada bulan Juni. Namun melihat kondisi sekarang, ia belum dapat memastikan.

Dijelaskannya, sistem penilaian SMP berbeda dengan SD yang hanya mengacu hasil belajar di kelas 4, 5 dan 6. Sedangkan penilaian siswa SMP, selain hasil penilaian dari semester 1 sampai 5, ditambah tugas-tugas. Tapi ia yakin, di tengah kondisi wabah, pemerintah akan membuat kebijakan khusus.

“Yang menentukan kelulusan bukan tingkat nasional, melainkan masing-masing sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua K3S Banjarmasin, Syaifuddin Juhri juga mengaku masih menunggu arahan pemko. “Masih menunggu petunjuk pimpinan,” katanya.

Guru-guru di SMP 10 yang dipimpinnya masih menjalankan proses belajar-mengajar dalam jaringan (online). “Belum bisa berandai-andai, karena belum ada arahan,” ujarnya. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Sebagian sekolah di sejumlah daerah sudah mengumumkan kelulusan siswa SMP. Bagaimana di Banjarmasin?

Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, masih menunggu hasil rapat dengan seluruh SMP di Banjarmasin.

“Mungkin kita juga, tapi tunggu hasil rapat dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Apakah dipercepat atau bagaimana,” kata Totok, kemarin (13/4).

Hasil ujian sudah dikantongi, tapi belum ada kesepakatan untuk waktu pengumuman. Sesuai agenda Disdik, kelulusan siswa SMP biasanya pada bulan Juni. Namun melihat kondisi sekarang, ia belum dapat memastikan.

Dijelaskannya, sistem penilaian SMP berbeda dengan SD yang hanya mengacu hasil belajar di kelas 4, 5 dan 6. Sedangkan penilaian siswa SMP, selain hasil penilaian dari semester 1 sampai 5, ditambah tugas-tugas. Tapi ia yakin, di tengah kondisi wabah, pemerintah akan membuat kebijakan khusus.

“Yang menentukan kelulusan bukan tingkat nasional, melainkan masing-masing sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua K3S Banjarmasin, Syaifuddin Juhri juga mengaku masih menunggu arahan pemko. “Masih menunggu petunjuk pimpinan,” katanya.

Guru-guru di SMP 10 yang dipimpinnya masih menjalankan proses belajar-mengajar dalam jaringan (online). “Belum bisa berandai-andai, karena belum ada arahan,” ujarnya. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/