alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Giliran Wakil Bupati Tengok Lima ODP

PELAIHARI – Usai Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta, kini giliran Wakil Bupati Abdi Rahman mengunjungi warga yang di tetapkan sebagai Orang Dalam Pemantau (ODP), seiring juga teridentifikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test di Balai Diklat Hutan Kota, Minggu (12/4)  

Tidak hanya mengunjungi kelima orang tersebut, Abdi juga meninjau seluruh komponen pendukung untuk tim medis, obat-obatan serta asupan vitamin tambahan dan konsumsi untuk para petugas keamanan, dan tim medis.

Melalui diskusi dengan tim medis setempat, ditemukan beberapa kekurangan pada obat-obatan dan pada jenis makanan untuk para ODP dinilai tidak relevan.

Para petugas medis mengeluhkan kurangnya stok obat batuk berjenis sirup, karena menurut mereka ada beberapa ODP yang akan menimbulkan masalah baru jika diberikan obat batuk jenis tablet maupun kapsul.

Abdi Rahman dalam arahannya memerintahkan jajaran dinas kesehatan, untuk bertindak cepat dan tepat utamanya dalam distribusi obat-obatan, Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas medis dan komponen pendukung lain diantaranya masker dan hand sanitizer.

“Kita tidak bisa mengacu kepada pola administrasi sepenuhnya pada saat ini, yang harus kita lakukan adalah memberikan layanan maksimal bukan hanya untuk ODP, namun juga untuk para petugas medis yang sangat riskan tertular”, Tegas Abdi.

Berkaitan dengan temuannya tentang jenis makanan harian yang menurut Abdi kurang tepat diberikan untuk para ODP, pihaknya akan melibatkan ahli gizi untuk menentukan makanan dan asupan vitamin tambahan diberikan untuk para ODP.

“Dinas Kesehatan segera melibatkan ahli gizi, agar makanan diberikan bukan hanya sebagai ganjal perut, tetapi memiliki kandungan nutrisi yang dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh,” ucap Abdi.

Pihaknya juga menghimbau kepada para petugas medis, agar berhati-hati dalam mengambil tindakan demi keselamatan bersama. Sebab, karantina para ODP dilaksanakan bukan memindahkan orang tidur, namun demi keselamatan orang banyak, ambil tindakan dengan protokol yang sudah ditentukan.

Saat ini dihuni Balai Diklat tersebut, dihadiri 5 orang pasien ODP diantaranya berasal dari Kecamatan Bati-Bati sebanyak 2 Orang, Kecamatan Kintap 1 orang serta dari Kecamatan Batu Ampar sebanyak 2 orang.

Abdi Rahman mengatakan, bahwa hal ini merupakan langkah Pemkab, untuk meminimalisir menyebarnya virus corona di Tala, sehingga Pemerintah melakukan isolasi terhadap 5 ODP tersebut.

Abdi Rahman juga  berpesan, kepada masyarakat untuk mentaati anjuran pemerintah dengan tetap berdiam diri di rumah, tidak bepergian ke luar daerah, kecuali untuk kebutuhan yang mendesak, mencuci tangan dengan sabun dan antiseptic serta menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah.

“Masyarakat saya himbau untuk mentaati anjuran pemerintah demi keamanan dan kenyamanan kita bersama serta tidak menyebarkan berita hoax,” tutupnya. (ard/bin/ema)

PELAIHARI – Usai Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta, kini giliran Wakil Bupati Abdi Rahman mengunjungi warga yang di tetapkan sebagai Orang Dalam Pemantau (ODP), seiring juga teridentifikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test di Balai Diklat Hutan Kota, Minggu (12/4)  

Tidak hanya mengunjungi kelima orang tersebut, Abdi juga meninjau seluruh komponen pendukung untuk tim medis, obat-obatan serta asupan vitamin tambahan dan konsumsi untuk para petugas keamanan, dan tim medis.

Melalui diskusi dengan tim medis setempat, ditemukan beberapa kekurangan pada obat-obatan dan pada jenis makanan untuk para ODP dinilai tidak relevan.

Para petugas medis mengeluhkan kurangnya stok obat batuk berjenis sirup, karena menurut mereka ada beberapa ODP yang akan menimbulkan masalah baru jika diberikan obat batuk jenis tablet maupun kapsul.

Abdi Rahman dalam arahannya memerintahkan jajaran dinas kesehatan, untuk bertindak cepat dan tepat utamanya dalam distribusi obat-obatan, Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas medis dan komponen pendukung lain diantaranya masker dan hand sanitizer.

“Kita tidak bisa mengacu kepada pola administrasi sepenuhnya pada saat ini, yang harus kita lakukan adalah memberikan layanan maksimal bukan hanya untuk ODP, namun juga untuk para petugas medis yang sangat riskan tertular”, Tegas Abdi.

Berkaitan dengan temuannya tentang jenis makanan harian yang menurut Abdi kurang tepat diberikan untuk para ODP, pihaknya akan melibatkan ahli gizi untuk menentukan makanan dan asupan vitamin tambahan diberikan untuk para ODP.

“Dinas Kesehatan segera melibatkan ahli gizi, agar makanan diberikan bukan hanya sebagai ganjal perut, tetapi memiliki kandungan nutrisi yang dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh,” ucap Abdi.

Pihaknya juga menghimbau kepada para petugas medis, agar berhati-hati dalam mengambil tindakan demi keselamatan bersama. Sebab, karantina para ODP dilaksanakan bukan memindahkan orang tidur, namun demi keselamatan orang banyak, ambil tindakan dengan protokol yang sudah ditentukan.

Saat ini dihuni Balai Diklat tersebut, dihadiri 5 orang pasien ODP diantaranya berasal dari Kecamatan Bati-Bati sebanyak 2 Orang, Kecamatan Kintap 1 orang serta dari Kecamatan Batu Ampar sebanyak 2 orang.

Abdi Rahman mengatakan, bahwa hal ini merupakan langkah Pemkab, untuk meminimalisir menyebarnya virus corona di Tala, sehingga Pemerintah melakukan isolasi terhadap 5 ODP tersebut.

Abdi Rahman juga  berpesan, kepada masyarakat untuk mentaati anjuran pemerintah dengan tetap berdiam diri di rumah, tidak bepergian ke luar daerah, kecuali untuk kebutuhan yang mendesak, mencuci tangan dengan sabun dan antiseptic serta menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah.

“Masyarakat saya himbau untuk mentaati anjuran pemerintah demi keamanan dan kenyamanan kita bersama serta tidak menyebarkan berita hoax,” tutupnya. (ard/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/