alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 29 May 2022

Dicari 55 Relawan Perawat dan Dokter

BANJARMASIN – Menghadapi pandemi, Pemko Banjarmasin membutuhkan bala bantuan. Dinas Kesehatan pun membuka pendaftaran relawan pengendalian pandemi.

Sebab, melihat tren kasus yang terus meningkat, tenaga medis yang ada bisa kewalahan. Dinkes membutuhkan 55 relawan. Perawat berjumlah 50 orang dan dokter umum lima orang.

Soal syarat, maksimal berusia 35 tahun. Yang berminat disilakan mendaftar ke kantor Dinkes di Jalan Pramuka Kompleks Tirta Dharma, Banjarmasin Timur.

Tentu saja, relawan akan dilatih tentang protokol penanganan COVID-19. Mereka akan ditugaskan di Rumah Sakit Sultan Suriansyah dan disebar ke puskesmas-pukesmas.

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, ke-55 relawan itu takkan diterjunkan secara langsung. Tapi bertahap sesuai kebutuhan pemko. “Selama pandemi berlangsung, maka selama itu pula mereka dibutuhkan,” jelasnya.

Lantas, apakah ada honor yang diterima relawan? Ada, tapi hanya sebatas uang transportasi. Namanya saja relawan.

Berkaca dari data Gugus Tugas P3 COVID-19 Banjarmasin, pada Minggu (12/4) pukul 07.00 Wita, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Banjarmasin sudah menembus 256 kasus.

Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah enam kasus dan positif sebanyak 17 kasus. Saat ini dirawat 14 orang, meninggal sebanyak tiga orang, dan nihil untuk yang sembuh.

“Harus ada persiapan sedini mungkin untuk menghindari kekurangan tenaga kesehatan. Maka dari itu, rekrutmen relawan ini dibuka,” tuntasnya. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Menghadapi pandemi, Pemko Banjarmasin membutuhkan bala bantuan. Dinas Kesehatan pun membuka pendaftaran relawan pengendalian pandemi.

Sebab, melihat tren kasus yang terus meningkat, tenaga medis yang ada bisa kewalahan. Dinkes membutuhkan 55 relawan. Perawat berjumlah 50 orang dan dokter umum lima orang.

Soal syarat, maksimal berusia 35 tahun. Yang berminat disilakan mendaftar ke kantor Dinkes di Jalan Pramuka Kompleks Tirta Dharma, Banjarmasin Timur.

Tentu saja, relawan akan dilatih tentang protokol penanganan COVID-19. Mereka akan ditugaskan di Rumah Sakit Sultan Suriansyah dan disebar ke puskesmas-pukesmas.

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, ke-55 relawan itu takkan diterjunkan secara langsung. Tapi bertahap sesuai kebutuhan pemko. “Selama pandemi berlangsung, maka selama itu pula mereka dibutuhkan,” jelasnya.

Lantas, apakah ada honor yang diterima relawan? Ada, tapi hanya sebatas uang transportasi. Namanya saja relawan.

Berkaca dari data Gugus Tugas P3 COVID-19 Banjarmasin, pada Minggu (12/4) pukul 07.00 Wita, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Banjarmasin sudah menembus 256 kasus.

Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah enam kasus dan positif sebanyak 17 kasus. Saat ini dirawat 14 orang, meninggal sebanyak tiga orang, dan nihil untuk yang sembuh.

“Harus ada persiapan sedini mungkin untuk menghindari kekurangan tenaga kesehatan. Maka dari itu, rekrutmen relawan ini dibuka,” tuntasnya. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/