alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Gara-gara Corona, Urus Izin Lewat Daring

BANJARMASIN – Pelayanan tatap muka sudah dihentikan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kalsel. Namun, masih banyak yang datang ke sana.

Padahal sudah dihentikan sejak awal April tadi. Namun, masih banyak yang tak mengetahui. “Masih ada yang datang. Kami anjurkan melalui online yang sudah kami berikan kontak person petugasnya,” terang Kepala DPMTSP Kalsel, Nafarin.

“Kami hindari dulu pelayanan tatap muka langsung. Sangat rentan tertular Covid-19,” tambahnya.

Pemberitahuan penggantian pelayanan dengan sistem daring ditempelkan di pintu masuk. Siapapun yang datang dan ingin berurusan akan langsung membaca. Dari sejumlah izin, diberikan nomor kontak petugas. Seperti di bidang perizinan ekonomi dan sumber daya alam.

“Ini sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Kalau masih bisa online, kenapa tidak,” tukas Nafarin.

Sudah ada yang mengajukan permohonan izin secara online. Jumlahnya mencapai 26 pemohon. “Tetap kami layani. Bahkan sementara lebih simpel dan mudah,” sebutnya.

Nafarin menerangkan pelayanan perizinan yang kewenangannya ada di Pemprov Kalsel jumlahnya sebanyak 145 izin. Izin-izin itu seperti perhubungan, perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan.

“Mereka yang ingin mengurus perizinan bisa langsung melalui website www.oss.go.id,” terangnya.

Nafarin menegaskan semua berkas yang diunduh tetap dilakukan verifikasi. Berkas-berkas asli pemohon tetap dikirimkan. Namun melalui jasa kurir.

“Untuk proses verifikasi lapangan kami lakukan video call. Untuk memastikan,” jelasnya.

Menggunakan sistem daring dalam mengurus perizinan baru pertama dilakukan Suhaimi. Dia mengurus izin usaha peternakan di wilayah Kabupaten Banjar. Sebelumnya dia cukup bingung. Setelah dipandu petugas, semuanya bisa dijalankan.

“Tak susah. Kita tinggal unduh berkas dan foto usaha. Dan berkas aslinya dikirim untuk dilakukan verifikasi,” ujarnya.(mof/yn/dye)

BANJARMASIN – Pelayanan tatap muka sudah dihentikan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kalsel. Namun, masih banyak yang datang ke sana.

Padahal sudah dihentikan sejak awal April tadi. Namun, masih banyak yang tak mengetahui. “Masih ada yang datang. Kami anjurkan melalui online yang sudah kami berikan kontak person petugasnya,” terang Kepala DPMTSP Kalsel, Nafarin.

“Kami hindari dulu pelayanan tatap muka langsung. Sangat rentan tertular Covid-19,” tambahnya.

Pemberitahuan penggantian pelayanan dengan sistem daring ditempelkan di pintu masuk. Siapapun yang datang dan ingin berurusan akan langsung membaca. Dari sejumlah izin, diberikan nomor kontak petugas. Seperti di bidang perizinan ekonomi dan sumber daya alam.

“Ini sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Kalau masih bisa online, kenapa tidak,” tukas Nafarin.

Sudah ada yang mengajukan permohonan izin secara online. Jumlahnya mencapai 26 pemohon. “Tetap kami layani. Bahkan sementara lebih simpel dan mudah,” sebutnya.

Nafarin menerangkan pelayanan perizinan yang kewenangannya ada di Pemprov Kalsel jumlahnya sebanyak 145 izin. Izin-izin itu seperti perhubungan, perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan.

“Mereka yang ingin mengurus perizinan bisa langsung melalui website www.oss.go.id,” terangnya.

Nafarin menegaskan semua berkas yang diunduh tetap dilakukan verifikasi. Berkas-berkas asli pemohon tetap dikirimkan. Namun melalui jasa kurir.

“Untuk proses verifikasi lapangan kami lakukan video call. Untuk memastikan,” jelasnya.

Menggunakan sistem daring dalam mengurus perizinan baru pertama dilakukan Suhaimi. Dia mengurus izin usaha peternakan di wilayah Kabupaten Banjar. Sebelumnya dia cukup bingung. Setelah dipandu petugas, semuanya bisa dijalankan.

“Tak susah. Kita tinggal unduh berkas dan foto usaha. Dan berkas aslinya dikirim untuk dilakukan verifikasi,” ujarnya.(mof/yn/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/