alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Tala Terima Disinfektan Alami Dari Gubernur

PELAIHARI – Kabupaten Tanah Laut (Tala) menerima  disinfektan asap cair, hasil pembakaran limbah sawit, untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Dan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Halaman Kantor Pemprov Kalsel, Rabu (8/4) pagi.

Secara simbolis ada 65 Liter setiap perwakilan Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Provinsi Kalsel, menerima cairan tersebut.

“Cairan alami ini wujud nyata Pemprov Kalsel serius dalam menanggulangi penyebaran virus corona di Kalsel” ucap Paman Birin.

Sementara itu, Staff Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Pembangunan Zainal Abidin saat menghadiri pembagian disinfektan asap cair mengatakan, sangat terbantu dengan diciptakan inovasi baru pengganti disinfektan berbahan kimia. Terlebih juga sangat aman ketika disemprotkan.

“Terkena kulit ini sangat aman, karena alami dari pembakaran cangkang sawit,” ungkapnya.

Zainal juga berharap, dengan ditemukannya disinfektan alami ini dapat mengganti disinfektan berbahan kimia yang ada di pasaran, karena ramah lingkungan.

Perlu diketahui, penyemprotan disinfektan ini akan dilakukan di Kalsel dengan tenaga sebanyak 230 orang, menggunakan cairan sebanyak 5400 liter disinfektan yang telah dicampur dengan air, serta akan dibagikan gratis untuk masyarakat Kalsel. (ard/bin/ema)

PELAIHARI – Kabupaten Tanah Laut (Tala) menerima  disinfektan asap cair, hasil pembakaran limbah sawit, untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Dan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Halaman Kantor Pemprov Kalsel, Rabu (8/4) pagi.

Secara simbolis ada 65 Liter setiap perwakilan Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Provinsi Kalsel, menerima cairan tersebut.

“Cairan alami ini wujud nyata Pemprov Kalsel serius dalam menanggulangi penyebaran virus corona di Kalsel” ucap Paman Birin.

Sementara itu, Staff Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Pembangunan Zainal Abidin saat menghadiri pembagian disinfektan asap cair mengatakan, sangat terbantu dengan diciptakan inovasi baru pengganti disinfektan berbahan kimia. Terlebih juga sangat aman ketika disemprotkan.

“Terkena kulit ini sangat aman, karena alami dari pembakaran cangkang sawit,” ungkapnya.

Zainal juga berharap, dengan ditemukannya disinfektan alami ini dapat mengganti disinfektan berbahan kimia yang ada di pasaran, karena ramah lingkungan.

Perlu diketahui, penyemprotan disinfektan ini akan dilakukan di Kalsel dengan tenaga sebanyak 230 orang, menggunakan cairan sebanyak 5400 liter disinfektan yang telah dicampur dengan air, serta akan dibagikan gratis untuk masyarakat Kalsel. (ard/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/