alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Alhamdulillah…! Dua PDP Boleh Pulang

BANJARMASIN – Kabar terbaru disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Pengendalian COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi. Dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan sehat.

Tidak ada indikasi terinfeksi virus SAR-cov-2. Sehingga kedua pasien itu tak lagi menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Tes medis menyatakan kedua pasien itu sembuh. Sehingga mereka boleh pulang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin itu.

Dengan begitu, artinya ada pengurangan jumlah PDP. Yang semula enam orang, kini hanya tersisa empat pasien.

Setidaknya, hingga kemarin (3/4) sore, belum ada penambahan jumlah orang yang masuk daftar PDP.

Begitu juga dengan pasien positif. Machli memastikan belum ada penambahan jumlah. Tetap di angkat empat orang. “Kita semua berharap memang tak ada lagi yang positif,” ucapnya.

Sejauh ini, pasien yang dinyatakan positif menjalani masa karantina. Dua di ruang isolasi Rumah Sakit Ulin, dua lainnya mengkarantina diri di rumah sendiri.

“Semuanya dalam kondisi baik. Yang menjalani karantina di rumah juga mendapat pengawasan ketat. Sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan,” tururnya.

Meski PDP berkurang, sayangnya, ada penambahan untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP). Yang semula 126 orang menjadi 127 orang. Angkanya bisa bertambah atau berkurang sewaktu-waktu.

“Yang ODP, juga kami imbau untuk mengkarantina diri. Sementara waktu menjaga jarak dengan orang lain. Dan juga mengecek kesehatannya secara berkala,” katanya.

Machli tak henti-hentinya mengingatkan warga. Agar selalu waspada dalam beraktivitas. Selalu menjaga kebersihan dan menghindari interaksi yang berlebihan.

“Sebaik-baiknya tetap tinggal di rumah. Keluar rumah kalau memang sangat diperlukan,” pesannya.

Menurutnya, pencegahan corona tak bisa hanya mengandalkan pemerintah ataupun tim medis. Tapi butuh kesadaran semua pihak. Terutama masyarakat.

“Dengan mematuhi imbauan pemerintah, artinya juga berperan besar untuk memutus mata rantai penularan virus ini,” pungkasnya. (nur/at/fud)

BANJARMASIN – Kabar terbaru disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Pengendalian COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi. Dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan sehat.

Tidak ada indikasi terinfeksi virus SAR-cov-2. Sehingga kedua pasien itu tak lagi menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Tes medis menyatakan kedua pasien itu sembuh. Sehingga mereka boleh pulang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin itu.

Dengan begitu, artinya ada pengurangan jumlah PDP. Yang semula enam orang, kini hanya tersisa empat pasien.

Setidaknya, hingga kemarin (3/4) sore, belum ada penambahan jumlah orang yang masuk daftar PDP.

Begitu juga dengan pasien positif. Machli memastikan belum ada penambahan jumlah. Tetap di angkat empat orang. “Kita semua berharap memang tak ada lagi yang positif,” ucapnya.

Sejauh ini, pasien yang dinyatakan positif menjalani masa karantina. Dua di ruang isolasi Rumah Sakit Ulin, dua lainnya mengkarantina diri di rumah sendiri.

“Semuanya dalam kondisi baik. Yang menjalani karantina di rumah juga mendapat pengawasan ketat. Sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan,” tururnya.

Meski PDP berkurang, sayangnya, ada penambahan untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP). Yang semula 126 orang menjadi 127 orang. Angkanya bisa bertambah atau berkurang sewaktu-waktu.

“Yang ODP, juga kami imbau untuk mengkarantina diri. Sementara waktu menjaga jarak dengan orang lain. Dan juga mengecek kesehatannya secara berkala,” katanya.

Machli tak henti-hentinya mengingatkan warga. Agar selalu waspada dalam beraktivitas. Selalu menjaga kebersihan dan menghindari interaksi yang berlebihan.

“Sebaik-baiknya tetap tinggal di rumah. Keluar rumah kalau memang sangat diperlukan,” pesannya.

Menurutnya, pencegahan corona tak bisa hanya mengandalkan pemerintah ataupun tim medis. Tapi butuh kesadaran semua pihak. Terutama masyarakat.

“Dengan mematuhi imbauan pemerintah, artinya juga berperan besar untuk memutus mata rantai penularan virus ini,” pungkasnya. (nur/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/