alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Ada yang Positif Corona, Mes Karyawan Tambang Didata

TANJUNG – Temuan satu orang karyawan tambang di Kabupaten Tabalong yang positif mengidap corona membuat Pemerintah Kabupaten Tabalong turun tangan meninjau hunian tempat tinggal para pekerja tambang.

Sebelum diperiksa, para manajemen perusahaan diundang dalam rapat bersama yang digelar di Mapolres Tabalong, kemarin. Dari rapat itu diputuskan, Polres Tabalong difungsikan sebagai pendata alamat mes. Memeriksa jumlah orang dan asal daerah mereka serta perjalanan terakhir.

Mes yang didata tidak terkecuali milik perusahaan atau pun milik masyarakat yang disewa perusahaan. “Jika ada ODP (orang dalam pemantauan) dan apakah sudah dikarantina 14 hari itu tugas Kodim,” kata Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani dalam rapat tersebut.

IBupati juga sangat mengharapkan, perusahaan bisa meniadakan cuti luar daerah bagi para karyawan mereka. Hal ini agar mencegah penularan virus corona. Terkait hal ini, bupati mengakui Pemkab Tabalong tidak memiliki data keberadaan mes karyawan tambang ini.

Sebelumnya, Juru Bicara Pencegahan Covid-19 Tabalong, H Taufiqurrahman mengatakan, setidaknya ada 143 orang yang sudah dikarantina di mes karyawan tambang, lantaran diduga kontak dengan karyawan yang berstatus positif corona.

Mereka diharapkan mengikuti prosedur karantina, dan akan dilakukan pemantauan selama 14 hari lamanya. “Statusnya masih orang tanpa gejala (OTG),” terangnya. (ibn/ran/ema)

TANJUNG – Temuan satu orang karyawan tambang di Kabupaten Tabalong yang positif mengidap corona membuat Pemerintah Kabupaten Tabalong turun tangan meninjau hunian tempat tinggal para pekerja tambang.

Sebelum diperiksa, para manajemen perusahaan diundang dalam rapat bersama yang digelar di Mapolres Tabalong, kemarin. Dari rapat itu diputuskan, Polres Tabalong difungsikan sebagai pendata alamat mes. Memeriksa jumlah orang dan asal daerah mereka serta perjalanan terakhir.

Mes yang didata tidak terkecuali milik perusahaan atau pun milik masyarakat yang disewa perusahaan. “Jika ada ODP (orang dalam pemantauan) dan apakah sudah dikarantina 14 hari itu tugas Kodim,” kata Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani dalam rapat tersebut.

IBupati juga sangat mengharapkan, perusahaan bisa meniadakan cuti luar daerah bagi para karyawan mereka. Hal ini agar mencegah penularan virus corona. Terkait hal ini, bupati mengakui Pemkab Tabalong tidak memiliki data keberadaan mes karyawan tambang ini.

Sebelumnya, Juru Bicara Pencegahan Covid-19 Tabalong, H Taufiqurrahman mengatakan, setidaknya ada 143 orang yang sudah dikarantina di mes karyawan tambang, lantaran diduga kontak dengan karyawan yang berstatus positif corona.

Mereka diharapkan mengikuti prosedur karantina, dan akan dilakukan pemantauan selama 14 hari lamanya. “Statusnya masih orang tanpa gejala (OTG),” terangnya. (ibn/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/