alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Dua PDP Banjarbaru Dikonfirmasi Negatif Covid-19

BANJARBARU – Status dua orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) asal Kota Banjarbaru, telah diumumkan Ketua Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarbaru, Said Abdullah. Kedua pasien ini negatif Covid-19.

Said Abdullah yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Banjarbaru mengonfirmasi, keduanya memang dirujuk ke RSUD Ulin sebagai PDP. “Tapi hanya sakit biasa, kita belum tahu apa. Gejalanya sesak nafas, batuk dan demam,” kata Said yang juga baru menerima informasi tersebut, kemarin (30/3) siang.

Diketahui, dua PDP asal Banjarbaru ini, Ulin-19 dan Ulin-20, seorang perempuan berusia 33 tahun dan laki-laki 66 tahun, dirujuk pada Sabtu (28/3), setelah keduanya mengalami gejala yang berkaitan dengan Covid-19.

Sementara itu, sampai kemarin ODP di Banjarbaru terus bertambah, menjadi 159 orang.

“Memang fluktuatif angkanya. Beberapa sudah lepas dari status ODP, tapi ada lagi yang datang sebagai ODP,” ungkapnya.

Said juga menegaskan, pihaknya meningkatkan pengawasan terhadap ODP. Caranya, ODP akan dipantau langsung petugas dimana ia tinggal.

“Kita juga jaga mereka yang berstatus ODP tidak sampai meningkat menjadi PDP. Sehingga, setiap ODP bakal dijaga oleh petugas maupun relawan,” tambahnya.

Untuk itu, Gugas Covid-19 Banjarbaru ujar Said akan membuka pendaftaran volunteer (relawan) untuk memantau ODP ini. “Jadi silakan kalau mau mendaftar, nanti kita informasikan,” ajaknya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Status dua orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) asal Kota Banjarbaru, telah diumumkan Ketua Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarbaru, Said Abdullah. Kedua pasien ini negatif Covid-19.

Said Abdullah yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Banjarbaru mengonfirmasi, keduanya memang dirujuk ke RSUD Ulin sebagai PDP. “Tapi hanya sakit biasa, kita belum tahu apa. Gejalanya sesak nafas, batuk dan demam,” kata Said yang juga baru menerima informasi tersebut, kemarin (30/3) siang.

Diketahui, dua PDP asal Banjarbaru ini, Ulin-19 dan Ulin-20, seorang perempuan berusia 33 tahun dan laki-laki 66 tahun, dirujuk pada Sabtu (28/3), setelah keduanya mengalami gejala yang berkaitan dengan Covid-19.

Sementara itu, sampai kemarin ODP di Banjarbaru terus bertambah, menjadi 159 orang.

“Memang fluktuatif angkanya. Beberapa sudah lepas dari status ODP, tapi ada lagi yang datang sebagai ODP,” ungkapnya.

Said juga menegaskan, pihaknya meningkatkan pengawasan terhadap ODP. Caranya, ODP akan dipantau langsung petugas dimana ia tinggal.

“Kita juga jaga mereka yang berstatus ODP tidak sampai meningkat menjadi PDP. Sehingga, setiap ODP bakal dijaga oleh petugas maupun relawan,” tambahnya.

Untuk itu, Gugas Covid-19 Banjarbaru ujar Said akan membuka pendaftaran volunteer (relawan) untuk memantau ODP ini. “Jadi silakan kalau mau mendaftar, nanti kita informasikan,” ajaknya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/