alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Jumlah PDP Banjarmasin Bertambah

TERHITUNG kemarin (28/3), Pemko Banjarmasin mencatat sebanyak 87 orang masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP). Empat lainnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Sebelumnya, ada tiga orang yang berstatus PDP. Namun satu di antaranya sudah dipulangkan karena dari hasil tesnya negatif COVID-19. Sehingga tersisa dua pasien.

Namun, Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi menyebut ada penambahan jumlah PDP. Yang semula tersisa dua, menjadi empat.

“Dua pasien ini ada gejala. Tapi belum mengarah ke COVID-19. Tetap harus dirawat, tapi untuk sementara hanya di ruangan biasa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin itu.

Kalau kondisi dua pasien itu memburuk, barulah akan diambil langkas isolasi.

Sedangkan untuk ODP, jumlahnya juga bertambah. Semulai 81 menjadi 87 orang. “Enam ODP baru itu memiliki gejala. Tapi tidak sampai sesak napas,” imbuhnya.

Ada pula orang dengan risiko (ODR). Berjumlah 857. Mereka datang dari perjalanan atau wilayah yang menjadi zona merah penyebaran virus corona.

“Kalau untuk ODR ini, kami minta mereka agar memonitor dirinya masing-masing. Apabila mengalami gejala atau sakit agar segera melapor,” sebutnya.

Bagaimana dengan satu pasien yang positif? Machli membeberkan bawa kondisinya membaik. Sejauh ia menjalani masa inkubasi selama 11 hari.

“Kalau sudah lewat 14 hari, mungkin Senin atau Selasa bisa dipulangkan,” pungkasnya. (nur/at/fud)

TERHITUNG kemarin (28/3), Pemko Banjarmasin mencatat sebanyak 87 orang masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP). Empat lainnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Sebelumnya, ada tiga orang yang berstatus PDP. Namun satu di antaranya sudah dipulangkan karena dari hasil tesnya negatif COVID-19. Sehingga tersisa dua pasien.

Namun, Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi menyebut ada penambahan jumlah PDP. Yang semula tersisa dua, menjadi empat.

“Dua pasien ini ada gejala. Tapi belum mengarah ke COVID-19. Tetap harus dirawat, tapi untuk sementara hanya di ruangan biasa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin itu.

Kalau kondisi dua pasien itu memburuk, barulah akan diambil langkas isolasi.

Sedangkan untuk ODP, jumlahnya juga bertambah. Semulai 81 menjadi 87 orang. “Enam ODP baru itu memiliki gejala. Tapi tidak sampai sesak napas,” imbuhnya.

Ada pula orang dengan risiko (ODR). Berjumlah 857. Mereka datang dari perjalanan atau wilayah yang menjadi zona merah penyebaran virus corona.

“Kalau untuk ODR ini, kami minta mereka agar memonitor dirinya masing-masing. Apabila mengalami gejala atau sakit agar segera melapor,” sebutnya.

Bagaimana dengan satu pasien yang positif? Machli membeberkan bawa kondisinya membaik. Sejauh ia menjalani masa inkubasi selama 11 hari.

“Kalau sudah lewat 14 hari, mungkin Senin atau Selasa bisa dipulangkan,” pungkasnya. (nur/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/