alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Jemaah Jumat Tetap Ramai di Kotabaru

KOTABARU – Hampir semua masjid di Kotabaru masih menggelar Jumatan. Bahkan ramai seperti hari normal. Padahal MUI Kotabaru sudah mengumumkan imbauan untuk penggantian salat Jumat berjemaah ke salat Zuhur di rumah. Ini sebagai langkah pencegahan wabah corona.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, Masjid Agung Khusnul Khatimah penuh jemaah kemarin (27/3). Masjid ini terbesar. Berada di tengah kota.

Begitu juga dengan Masjid Jami Baitul Abrar. Jemaahnya pun banyak.
Seorang jemaah mengaku tidak tahu jika ada imbauan dari MUI. “Kurang tahu ya? Nggak ada dengar,” kata seorang warga.

Sebenarnya tak sedikit pula warga yang memilih Zuhur di rumah. Salah satunya Rohmat Iswanto. Dia mengaku salat berjemaah di rumah bersama anak-anak.

MUI Kotabaru baru mengeluarkan surat pada Jumat kemarin. Ada enam poin isi suratnya yang ditembuskan ke unsur Forkopimda Kotabaru. Tidak hanya meminta semua masjid di Kotabaru tidak menyelenggarakan salat Jumat berjemaah. Umat muslim juga diminta tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Surat itu diteken Ketua MUI Kotabaru KH Mukhyar Darmawie.

Pemkab Kotabaru sudah menyiapkan anggaran penanggulangan Covid-19 sebesar Rp8 miliar. Awalnya hanya Rp2 miliar. Ditambah dengan merevisi banyak pos anggaran yang lain.

“Revisi ini sesuai dengan Kepres untuk penanganan Covid-19. Semua digunakan untuk penyediaan alat-alat dalam mengantisipasi Covid-19,” kata Ketua Gugus Covid-19 Kotabaru, Sekda Said Akhmad kemarin. (zal/jy/dye)

KOTABARU – Hampir semua masjid di Kotabaru masih menggelar Jumatan. Bahkan ramai seperti hari normal. Padahal MUI Kotabaru sudah mengumumkan imbauan untuk penggantian salat Jumat berjemaah ke salat Zuhur di rumah. Ini sebagai langkah pencegahan wabah corona.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, Masjid Agung Khusnul Khatimah penuh jemaah kemarin (27/3). Masjid ini terbesar. Berada di tengah kota.

Begitu juga dengan Masjid Jami Baitul Abrar. Jemaahnya pun banyak.
Seorang jemaah mengaku tidak tahu jika ada imbauan dari MUI. “Kurang tahu ya? Nggak ada dengar,” kata seorang warga.

Sebenarnya tak sedikit pula warga yang memilih Zuhur di rumah. Salah satunya Rohmat Iswanto. Dia mengaku salat berjemaah di rumah bersama anak-anak.

MUI Kotabaru baru mengeluarkan surat pada Jumat kemarin. Ada enam poin isi suratnya yang ditembuskan ke unsur Forkopimda Kotabaru. Tidak hanya meminta semua masjid di Kotabaru tidak menyelenggarakan salat Jumat berjemaah. Umat muslim juga diminta tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Surat itu diteken Ketua MUI Kotabaru KH Mukhyar Darmawie.

Pemkab Kotabaru sudah menyiapkan anggaran penanggulangan Covid-19 sebesar Rp8 miliar. Awalnya hanya Rp2 miliar. Ditambah dengan merevisi banyak pos anggaran yang lain.

“Revisi ini sesuai dengan Kepres untuk penanganan Covid-19. Semua digunakan untuk penyediaan alat-alat dalam mengantisipasi Covid-19,” kata Ketua Gugus Covid-19 Kotabaru, Sekda Said Akhmad kemarin. (zal/jy/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/