alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Tanggap Darurat Covid-19, Paman Birin Minta Kampus dan Sekolah Diliburkan

Sementara itu, diketahuinya satu pasien dalam pengawasan (PDP) positif virus corona, serta sejalan dengan kenaikan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat Covid-19 membuat Gubernur Kalsel Sahbirin Noor meminta agar semua aktivitas belajar di kampus dan sekolah diliburkan.

Permintaan itu sendiri menurut Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin tertuang dalam surat edaran yang nantinya akan diserahkan ke para bupati/walikota se-Kalsel.

“Gubernur sudah memberitahu bupati/walikota agar aktivitas belajar di rumah saja. Baik kampus dan seluruh sekolah dari PAUD, SD, hingga SMA. Surat edaran akan disampaikan,” katanya, kemarin.

Dia mengungkapkan, seluruh kabupaten/kota harus mematuhi surat edaran tersebut, sebab status Kalsel sekarang tanggap darurat. “Dan sudah ada yang positif, jadi untuk memutus mata rantai virus kita harus melakukan social distancing,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kampus dan sekolah sendiri diimbau untuk libur hingga 14 hari ke depan, sambil menunggu kondisi selanjutnya. “Selain meliburkan kampus dan sekolah, ASN juga dilarang berpergian. Baik ke luar daerah ataupun di dalam daerah. Hanya petugas kesehatan dalam rangka pengendalian Covid-19 yang boleh,” tambahnya.

Terkait diliburkannya sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Yusuf Effendi menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua satuan pendidikan, baik di bawah binaan kabupaten/kota, pemprov ataupun Kemenag. “Semua harus libur. Baik, PAUD, SD, SMP, SMA ataupun madrasah,” ucapnya.

Untuk tingkat SMA/SMK sendiri menurut Yusuf sudah mulai diliburkan hari ini (23/3). “Terpaksa ujian akan kita jadwalkan ulang, demi mencegah penularan corona,” pungkasnya.

Di Balangan, Bupati Ansharuddin juga mengambil kebijakan meliburkan sekolah.“Rencananya, mulai besok (hari ini, Red) semua sekolah dari tingkat PAUD sampai SMP sederajat, akan kita liburkan sampai dua pekan ke depan. Sambil menunggu situasi aman terkendali,” ujar Ansharuddin.

Selain Balangan, Hulu Sungai Utara (HSU) juga merencanakan Selasa (24/3) meliburkan semua proses belajar mengajar para pelajar.

“Untuk juklak (Petunjuk Pelaksanaan) dan Juknis (Petunjuk Teknis), masih dilakukan rapat jajaran Disdik HSS. Besok (hari ini,red) rencana akan diumumkan Kepala Kadisdik kalau hari Selasa (24/3) proses belajar mengajar diliburkan selama 14 hari ke depan selama tanggap darurat,” tutur Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten HSS dr Isa Anshori, Minggu (22/3) siang. (ris/shn/why/ay/ran)

Sementara itu, diketahuinya satu pasien dalam pengawasan (PDP) positif virus corona, serta sejalan dengan kenaikan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat Covid-19 membuat Gubernur Kalsel Sahbirin Noor meminta agar semua aktivitas belajar di kampus dan sekolah diliburkan.

Permintaan itu sendiri menurut Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin tertuang dalam surat edaran yang nantinya akan diserahkan ke para bupati/walikota se-Kalsel.

“Gubernur sudah memberitahu bupati/walikota agar aktivitas belajar di rumah saja. Baik kampus dan seluruh sekolah dari PAUD, SD, hingga SMA. Surat edaran akan disampaikan,” katanya, kemarin.

Dia mengungkapkan, seluruh kabupaten/kota harus mematuhi surat edaran tersebut, sebab status Kalsel sekarang tanggap darurat. “Dan sudah ada yang positif, jadi untuk memutus mata rantai virus kita harus melakukan social distancing,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kampus dan sekolah sendiri diimbau untuk libur hingga 14 hari ke depan, sambil menunggu kondisi selanjutnya. “Selain meliburkan kampus dan sekolah, ASN juga dilarang berpergian. Baik ke luar daerah ataupun di dalam daerah. Hanya petugas kesehatan dalam rangka pengendalian Covid-19 yang boleh,” tambahnya.

Terkait diliburkannya sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Yusuf Effendi menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua satuan pendidikan, baik di bawah binaan kabupaten/kota, pemprov ataupun Kemenag. “Semua harus libur. Baik, PAUD, SD, SMP, SMA ataupun madrasah,” ucapnya.

Untuk tingkat SMA/SMK sendiri menurut Yusuf sudah mulai diliburkan hari ini (23/3). “Terpaksa ujian akan kita jadwalkan ulang, demi mencegah penularan corona,” pungkasnya.

Di Balangan, Bupati Ansharuddin juga mengambil kebijakan meliburkan sekolah.“Rencananya, mulai besok (hari ini, Red) semua sekolah dari tingkat PAUD sampai SMP sederajat, akan kita liburkan sampai dua pekan ke depan. Sambil menunggu situasi aman terkendali,” ujar Ansharuddin.

Selain Balangan, Hulu Sungai Utara (HSU) juga merencanakan Selasa (24/3) meliburkan semua proses belajar mengajar para pelajar.

“Untuk juklak (Petunjuk Pelaksanaan) dan Juknis (Petunjuk Teknis), masih dilakukan rapat jajaran Disdik HSS. Besok (hari ini,red) rencana akan diumumkan Kepala Kadisdik kalau hari Selasa (24/3) proses belajar mengajar diliburkan selama 14 hari ke depan selama tanggap darurat,” tutur Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten HSS dr Isa Anshori, Minggu (22/3) siang. (ris/shn/why/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/