alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Gara-gara ini, Seorang Pemuda Dibui

BANJARMASIN – Niat Roni Arifin untuk melindungi diri berujung pada bui. Pemuda 19 tahun itu ditangkap Polsek Banjarmasin Barat gara-gara membawa senjata tajam.

Warga Jalan Belitung Darat RT 11 Banjarmasin Barat itu terjaring patroli dalam Operasi Sikat Intan 2020, Sabtu (14/3) malam.

Patroli langsung dipimpin Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Mars Suryo K bersama anggotanya.

Saat berpatroli, mereka mendapati beberapa remaja sedang bergerombol di depan sebuah ritel. Setelah digeledah, kecurigaan mengarah kepada Roni yang menunjukan sikap panik.

Setelah badannya digeledah, ternyata sedang membawa belati. “Belatinya diselipkan di pinggang sebelah kanan. Tanpa sarung lagi,” terang Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Yadiyatullah, kemarin (16/3).

Selanjutnya, tersangka dibawa ke mapolsek guna diproses lebih lanjut. Yadi menambahkan, patroli akan terus digencarkan demi menekan aksi-aksi premanisme.

Kepada petugas, Roni mengutarakan sajam tersebut hanya untuk menjaga diri. Tidak dimanfaatkan untuk berbuat kejahatan. “Tetap saja tidak berizin,” tambah Yadi. (lan/at/fud)

BANJARMASIN – Niat Roni Arifin untuk melindungi diri berujung pada bui. Pemuda 19 tahun itu ditangkap Polsek Banjarmasin Barat gara-gara membawa senjata tajam.

Warga Jalan Belitung Darat RT 11 Banjarmasin Barat itu terjaring patroli dalam Operasi Sikat Intan 2020, Sabtu (14/3) malam.

Patroli langsung dipimpin Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Mars Suryo K bersama anggotanya.

Saat berpatroli, mereka mendapati beberapa remaja sedang bergerombol di depan sebuah ritel. Setelah digeledah, kecurigaan mengarah kepada Roni yang menunjukan sikap panik.

Setelah badannya digeledah, ternyata sedang membawa belati. “Belatinya diselipkan di pinggang sebelah kanan. Tanpa sarung lagi,” terang Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Yadiyatullah, kemarin (16/3).

Selanjutnya, tersangka dibawa ke mapolsek guna diproses lebih lanjut. Yadi menambahkan, patroli akan terus digencarkan demi menekan aksi-aksi premanisme.

Kepada petugas, Roni mengutarakan sajam tersebut hanya untuk menjaga diri. Tidak dimanfaatkan untuk berbuat kejahatan. “Tetap saja tidak berizin,” tambah Yadi. (lan/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

Pikap Tabrak Pohon, Sopir Terjepit

BPK adalah Aset Kota

Keluarga Sudah Ikhlas

Izin Kafe, Isi Karaoke

Dompet dan Handphone Sasaran Copet

/