alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Pelaku Pemerkosaan Bobol Tahanan Polsek; Didor di Kaltim, Satu Masih Buron

BANJARBARU – Masih ingat dua orang tahanan yang kabur di Mapolsek Banjarbaru Timur pada Agustus 2019 lalu. Setelah 7 bulan, kini salah satu tahanan yang bernama M Ahyadi asal Sungai Tiung Cempaka berhasil dibekuk.

Yadi terbilang cerdik. Setelah berhasil kabur dari sel tahanan. Untuk mengelabui orang, pelaku kasus pemerkosaan ini mengubah penampilan.

Saat diciduk tim Resmob Polres Banjarbaru dan Reskrim Polsek Banjarbaru Timur, parasnya tampak berbeda. Yang semula plontos dan tanpa jenggot serta kumis. Kini ia berperawakan gondrong dan brewokan.

Yadi ditangkap di Kelurahan Kerang Dayu Kecamatan Batu Engau Kab. Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (17/3) siang. Setelah pihak Polres Banjarbaru, Polsek Banjarbaru Timur dibantu Unit Resmob Polres Grogot dan Resmob Polres Paser Polda Kaltim, mendapati jejak pelariannya.

Semula jejaknya terdeteksi di Grogot, Kalimantan Timur. Tim Polres Banjarbaru yang bertugas melakukan pengejaran, sempat menggerebek sebuah rumah yang menjadi tempat persembunyian Yadi di Grogot.

Tetapi Yadi lebih dulu kabur dengan menyewa jasa travel mobil tujuan Paser.

Pengejaran terus dilakukan, hingga ia terpojok ketika mobil travel berhasil dicegat tim Unit Resmob Polres Paser Polda Kaltim.

Selama masa pelarian, Yadi bertahan hidup dengan cara kerja serabutan. Dari keterangan polisi, ia sempat bekerja mendulang di Binuang hingga Kotabaru. Yang mana diketahui sendiri, mendulang juga memang pekerjaannya di Cempaka sebelumnya.

Selepas kabur dari Mapolsek Banjarbaru Timur, ia pun sempat bersembunyi di hutan dengan memanfaatkan hasil alam untuk bertahan hidup. Hingga akhirnya ia berhasil sampai ke wilayah Tapin dan mulai bekerja serabutan.

Ketika merasa punya uang, ia segera berpindah lokasi. Agar tidak ada yang sadar atau curiga soal statusnya sebagai DPO. Hingga akhirnya ia berhasil kabur sampai Kalimantan Timur.

“Petugas kita berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Paser terkait pengejaran ini. Akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan di Kelurahan Kerang Dayu Kecamatan Batu Engah, Paser Kaltim,” terang Kasat Reksrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah.

Diakui Aryansyah, Yadi termasuk penjahat yang licin. Bahkan ketika terpojok dan berhasil dilumpuhkan. Ia masih berupaya kabur dengan melawan aparat yang mencegatnya. 

“Karena melakukan perlawanan, akhirnya kami lakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku,” tambah Kasat Reskrim.

Hasilnya, dua peluru bersarang di kaki kanan dan kirinya.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbaghumas, AKP Siti Rohayati, menjelaskan bahwa pelaku sudah diamankan di Mapolres Banjarbaru. Ia akan menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai perbuatannya.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 285 KUHP tentang tindak pidana perkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 Tahun penjara,” informasi Siti.

Kini, satu pelaku yang ikut kabur dari ruang tahanan Mapolsek Banjarbaru Timur tegas Siti masih dalam status buron. Ia pun mengimbau agar pelaku satunya ini untuk segera menyerahkan diri.

“Kami menghimbau kepada salah satu pelaku lainnya, yakni Wahyuddin Alias Wahyu warga Sungai Tiung, Cempaka Kota Banjarbaru agar segera menyerahkan diri. Kemudian, apabila pihak keluarga maupun masyarakat yang mengetahui bisa segera melaporkannya kepada kami,” pesannya. (rvn/bin/ema)

Wahyuddin alias Wahyu, pelaku pemerkosaan yang masih buron

BANJARBARU – Masih ingat dua orang tahanan yang kabur di Mapolsek Banjarbaru Timur pada Agustus 2019 lalu. Setelah 7 bulan, kini salah satu tahanan yang bernama M Ahyadi asal Sungai Tiung Cempaka berhasil dibekuk.

Yadi terbilang cerdik. Setelah berhasil kabur dari sel tahanan. Untuk mengelabui orang, pelaku kasus pemerkosaan ini mengubah penampilan.

Saat diciduk tim Resmob Polres Banjarbaru dan Reskrim Polsek Banjarbaru Timur, parasnya tampak berbeda. Yang semula plontos dan tanpa jenggot serta kumis. Kini ia berperawakan gondrong dan brewokan.

Yadi ditangkap di Kelurahan Kerang Dayu Kecamatan Batu Engau Kab. Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (17/3) siang. Setelah pihak Polres Banjarbaru, Polsek Banjarbaru Timur dibantu Unit Resmob Polres Grogot dan Resmob Polres Paser Polda Kaltim, mendapati jejak pelariannya.

Semula jejaknya terdeteksi di Grogot, Kalimantan Timur. Tim Polres Banjarbaru yang bertugas melakukan pengejaran, sempat menggerebek sebuah rumah yang menjadi tempat persembunyian Yadi di Grogot.

Tetapi Yadi lebih dulu kabur dengan menyewa jasa travel mobil tujuan Paser.

Pengejaran terus dilakukan, hingga ia terpojok ketika mobil travel berhasil dicegat tim Unit Resmob Polres Paser Polda Kaltim.

Selama masa pelarian, Yadi bertahan hidup dengan cara kerja serabutan. Dari keterangan polisi, ia sempat bekerja mendulang di Binuang hingga Kotabaru. Yang mana diketahui sendiri, mendulang juga memang pekerjaannya di Cempaka sebelumnya.

Selepas kabur dari Mapolsek Banjarbaru Timur, ia pun sempat bersembunyi di hutan dengan memanfaatkan hasil alam untuk bertahan hidup. Hingga akhirnya ia berhasil sampai ke wilayah Tapin dan mulai bekerja serabutan.

Ketika merasa punya uang, ia segera berpindah lokasi. Agar tidak ada yang sadar atau curiga soal statusnya sebagai DPO. Hingga akhirnya ia berhasil kabur sampai Kalimantan Timur.

“Petugas kita berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Paser terkait pengejaran ini. Akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan di Kelurahan Kerang Dayu Kecamatan Batu Engah, Paser Kaltim,” terang Kasat Reksrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah.

Diakui Aryansyah, Yadi termasuk penjahat yang licin. Bahkan ketika terpojok dan berhasil dilumpuhkan. Ia masih berupaya kabur dengan melawan aparat yang mencegatnya. 

“Karena melakukan perlawanan, akhirnya kami lakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku,” tambah Kasat Reskrim.

Hasilnya, dua peluru bersarang di kaki kanan dan kirinya.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbaghumas, AKP Siti Rohayati, menjelaskan bahwa pelaku sudah diamankan di Mapolres Banjarbaru. Ia akan menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai perbuatannya.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 285 KUHP tentang tindak pidana perkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 Tahun penjara,” informasi Siti.

Kini, satu pelaku yang ikut kabur dari ruang tahanan Mapolsek Banjarbaru Timur tegas Siti masih dalam status buron. Ia pun mengimbau agar pelaku satunya ini untuk segera menyerahkan diri.

“Kami menghimbau kepada salah satu pelaku lainnya, yakni Wahyuddin Alias Wahyu warga Sungai Tiung, Cempaka Kota Banjarbaru agar segera menyerahkan diri. Kemudian, apabila pihak keluarga maupun masyarakat yang mengetahui bisa segera melaporkannya kepada kami,” pesannya. (rvn/bin/ema)

Wahyuddin alias Wahyu, pelaku pemerkosaan yang masih buron

Most Read

Artikel Terbaru

/