alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Banjarmasin Berstatus Siaga Darurat, DPRD Kota Sarankan Batasi Akses Masuk Kota

BANJARMASIN – Virus Corona memaksa Banjarmasin memasang status siaga darurat. Menyusul mulai mewabahnya pandemi berkode Covid-19 itu di Indonesia.

Anggota DPRD Banjarmasin, Zainal Hakim punya saran untuk Pemko Banjarmasin. Memperketat akses masuk ke Kota Seribu Sungai.

“Bisa juga disikapi dengan pembatasan masuknya warga luar ke Banjarmasin,” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Masuk akal, karena bisa saja mereka yang datang ke kota ini tak sadar sudah terjangkit virus mematikan itu. Apalagi warga negara asing.

Kalaupun sudah terlanjur masuk, pemko bisa bersikap tegas. Yakni melokalisir warga luar yang datang ke Banjarmasin.

“Ini adalah bentuk kewaspadaan. Segala upaya tentu harus dilakukan,” tutur Anggota Komisi III itu.

Setidaknya pintu-pintu masuk ke Banjarmasin diperketat. Mulai dari bandara hingga pelabuhan.

Intinya, jangan sampai virus Corona mampir ke Kalsel, khususnya Banjarmasin. “Jangan sampai masyarakat dibuatnya resah,” ucapnya.

Ia juga meminta pemko untuk mengimbau warga agar tak keluar kota dulu. Demi menghindari paparan virus tersebut.

Di sisi lain, Zainal berharap instansi atau lembaga terkait untuk mempertimbangkan prosedur penyemprotan disinfektan. “Juga melakukan pemantauan lapangan terkait penyediaan alat pendeteksi Corona,” pungkasnya. (nur/fud/ema)

BANJARMASIN – Virus Corona memaksa Banjarmasin memasang status siaga darurat. Menyusul mulai mewabahnya pandemi berkode Covid-19 itu di Indonesia.

Anggota DPRD Banjarmasin, Zainal Hakim punya saran untuk Pemko Banjarmasin. Memperketat akses masuk ke Kota Seribu Sungai.

“Bisa juga disikapi dengan pembatasan masuknya warga luar ke Banjarmasin,” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Masuk akal, karena bisa saja mereka yang datang ke kota ini tak sadar sudah terjangkit virus mematikan itu. Apalagi warga negara asing.

Kalaupun sudah terlanjur masuk, pemko bisa bersikap tegas. Yakni melokalisir warga luar yang datang ke Banjarmasin.

“Ini adalah bentuk kewaspadaan. Segala upaya tentu harus dilakukan,” tutur Anggota Komisi III itu.

Setidaknya pintu-pintu masuk ke Banjarmasin diperketat. Mulai dari bandara hingga pelabuhan.

Intinya, jangan sampai virus Corona mampir ke Kalsel, khususnya Banjarmasin. “Jangan sampai masyarakat dibuatnya resah,” ucapnya.

Ia juga meminta pemko untuk mengimbau warga agar tak keluar kota dulu. Demi menghindari paparan virus tersebut.

Di sisi lain, Zainal berharap instansi atau lembaga terkait untuk mempertimbangkan prosedur penyemprotan disinfektan. “Juga melakukan pemantauan lapangan terkait penyediaan alat pendeteksi Corona,” pungkasnya. (nur/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/