alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Kunjungi RSUD Ulin, DPRD Kalsel Desak Sediakan Alat Uji Covid-19

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kalsel mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, kemarin (18/3) pagi. Wakil rakyat ingin melihat kesiapan rumah sakit milik Pemprov Kalsel itu dalam menangani pasien yang diduga tertular virus Covid-19.

Ketua Komisi IV M Lutfi Syaifuddin, sekretaris Firman Yusi, anggota Wahyudi dan Wakil Ketua DPRD Kalsel, Syaripuddin saat berkunjung ditemui Direktur Utama RSUD Ulin, Suciati.

Banyak hal yang ditanyakan dewan, diantaranya ketersediaan alat uji Covid-19 serta Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas.

Suciati mengungkapkan, sudah menyiapkan tim medis, dokter spesialis, perawat dan ruang isolasi. Sejumlah pasien diduga suspect pun menjalani perawatan di ruang isolasi.

Pengambilan swap (cairan tenggorokan) terhadap pasien sudah dilakukan. “Hasilnya masih menunggu uji lab di pusat,” jelasnya.

Suci mengatakan, APD masih sulit didapat. Kalaupun ada, harganya mahal. Tapi untuk keperluan rumah sakit, mau tak mau harus dibeli. “Tetap dibeli,” ucapnya singkat.

Melihat kondisi rumah sakit, Lutfi mendesak agar pemerintah dapat menyiapkan alat uji untuk mendeteksi virus Covid-19. Meski sudah menjadi salah satu dari rumah sakit rujukan penanganan virus, tim medis tak dapat mengetahui hasil pemeriksaan secara langsung. Sebab harus menunggu hasil pemeriksaan yang dikirim ke pusat.

“Komisi IV siap mendukung untuk menyiapkan anggarannya,” tegas politikus Partai Gerindra ini.

Mengenai APD, Lutfi mengimbau kepada perusahaan alat kesehatan di Kalsel, jangan hanya mencari keuntungan bisnis. Sejatinya dapat ikut membantu, caranya dengan menyiapkan ketersediaan masker dan antiseptik dengan harga terjangkau. Apalagi kedua barang itu sangat dicari-cari masyarakat. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kalsel mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, kemarin (18/3) pagi. Wakil rakyat ingin melihat kesiapan rumah sakit milik Pemprov Kalsel itu dalam menangani pasien yang diduga tertular virus Covid-19.

Ketua Komisi IV M Lutfi Syaifuddin, sekretaris Firman Yusi, anggota Wahyudi dan Wakil Ketua DPRD Kalsel, Syaripuddin saat berkunjung ditemui Direktur Utama RSUD Ulin, Suciati.

Banyak hal yang ditanyakan dewan, diantaranya ketersediaan alat uji Covid-19 serta Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas.

Suciati mengungkapkan, sudah menyiapkan tim medis, dokter spesialis, perawat dan ruang isolasi. Sejumlah pasien diduga suspect pun menjalani perawatan di ruang isolasi.

Pengambilan swap (cairan tenggorokan) terhadap pasien sudah dilakukan. “Hasilnya masih menunggu uji lab di pusat,” jelasnya.

Suci mengatakan, APD masih sulit didapat. Kalaupun ada, harganya mahal. Tapi untuk keperluan rumah sakit, mau tak mau harus dibeli. “Tetap dibeli,” ucapnya singkat.

Melihat kondisi rumah sakit, Lutfi mendesak agar pemerintah dapat menyiapkan alat uji untuk mendeteksi virus Covid-19. Meski sudah menjadi salah satu dari rumah sakit rujukan penanganan virus, tim medis tak dapat mengetahui hasil pemeriksaan secara langsung. Sebab harus menunggu hasil pemeriksaan yang dikirim ke pusat.

“Komisi IV siap mendukung untuk menyiapkan anggarannya,” tegas politikus Partai Gerindra ini.

Mengenai APD, Lutfi mengimbau kepada perusahaan alat kesehatan di Kalsel, jangan hanya mencari keuntungan bisnis. Sejatinya dapat ikut membantu, caranya dengan menyiapkan ketersediaan masker dan antiseptik dengan harga terjangkau. Apalagi kedua barang itu sangat dicari-cari masyarakat. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/