alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Latihan Rutin Diliburkan Sementara

BANJARMASIN – Dunia sepak bola tidak luput dari wabah virus Covid-19. Sejumlah pertandingan terpaksa digelar tanpa penonton, ditunda, atau bahkan dibatalkan. PSSI akhirnya mengambil langkah tegas terkait wabah virus Covid-19.

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 resmi dihentikan sementara, terhitung Senin (16/3), hingga dua pekan mendatang secara serentak. Keputusan itu diambil usai rapat bersama di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (14/3) malam.

Barito Putera ikut terkena imbasnya. Pelatih Kepala Barito Putera, Djajang Nurjaman (Djanur) mengatakan penghentian kompetisi ini cukup berpengaruh terhadap anak asuhnya. Terlebih, The Yellow Rivers sedang menapaki fase kebangkitan.

“Sebetulnya cukup berpengaruh terhadap kami. Disaat kami sedang on fire, tapi kompetisi harus break. Terutama, bagi kami tim pelatih yang harus mengatur ulang program tim,” kata Djanur.

Selama masa jeda, seluruh pemain mendapat jatah libur selama empat hari mulai dari hari Kamis, sampai hari Minggu depan.

“Sebelumnya, masih ada agenda pemaparan dari tim kesehatan yang berkaitan dengan kasus Corona ini. Setelah itu, kami berencana meliburkan program latihan selama beberapa hari sambil menunggu kepastian ditundanya kompetisi saat ini,” pungkasnya.(bir/ema)

BANJARMASIN – Dunia sepak bola tidak luput dari wabah virus Covid-19. Sejumlah pertandingan terpaksa digelar tanpa penonton, ditunda, atau bahkan dibatalkan. PSSI akhirnya mengambil langkah tegas terkait wabah virus Covid-19.

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 resmi dihentikan sementara, terhitung Senin (16/3), hingga dua pekan mendatang secara serentak. Keputusan itu diambil usai rapat bersama di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (14/3) malam.

Barito Putera ikut terkena imbasnya. Pelatih Kepala Barito Putera, Djajang Nurjaman (Djanur) mengatakan penghentian kompetisi ini cukup berpengaruh terhadap anak asuhnya. Terlebih, The Yellow Rivers sedang menapaki fase kebangkitan.

“Sebetulnya cukup berpengaruh terhadap kami. Disaat kami sedang on fire, tapi kompetisi harus break. Terutama, bagi kami tim pelatih yang harus mengatur ulang program tim,” kata Djanur.

Selama masa jeda, seluruh pemain mendapat jatah libur selama empat hari mulai dari hari Kamis, sampai hari Minggu depan.

“Sebelumnya, masih ada agenda pemaparan dari tim kesehatan yang berkaitan dengan kasus Corona ini. Setelah itu, kami berencana meliburkan program latihan selama beberapa hari sambil menunggu kepastian ditundanya kompetisi saat ini,” pungkasnya.(bir/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/