alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

ULM Batalkan Wisuda, Dishut Tutup Objek Wisata

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sedianya telah menyusun jadwal wisuda ke-59 pada 21 Maret mendatang. Namun, lantaran maraknya penyebaran Covid-19, ULM menundanya sampai batas waktu yang belum ditetapkan.

Keputusan ini usai ditandatanganinya surat edaran bernomor 281/UN8/KP/2020 oleh Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi tentang Kesiapsiagaan dan Upaya Pencegahan dan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat kemarin, (16/3). 

Lalu bagaimana dengan wisudawan yang membutuhkan ijazah untuk persyaratan melamar kerja termasuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi atau persyaratan beasiswa? Sutarto mengatakan, wisudawan tak perlu khawatir. Pihaknya sudah menyiapkan ijazah tersebut dan bisa diambil di bagian akademik dan kemahasiswaan di rektorat mulai 23-27 Maret mendatang. “Sudah saya tandatangi semua. Tinggal ambil,” ujar Sutarto kemarin.

Selain menunda wisuda, ULM juga akan menerapkan perkuliahan tanpa tatap muka dengan metode pembelajaran daring sejak kemarin hingga 27 Maret mendatang. Selain itu, kegiatan praktik laboratorium, praktik lapangan, praktik industri dan lain akan dijadwalkan ulang.

“Termasuk tidak melakukan perjalanan di dalam negeri. Kalau ada jadwal kerjasama dengan luar negeri bisa diatur ulang jadwalnya,” cetusnya.

Universitas Islam Negeri Antasari juga melakukan hal yang sama. Mulai hari ini, semua pembelajaran dilakukan daring.

Pencegahan penyebaran Covid-19 juga dilakukan oleh Dinas Kehutanan Kalsel. Objek wisata alam Tahura Sultan Adam Mandiangin dan Wisata Bukit Batu Sungai Luar ditutup sementara selama 14 hari kedepan sejak kemarin (16/3).

Kepala Tahura Sultan Adam Mandiangin Ainun Jariah mengatakan penutupan ini selain mengantisipasi virus corona juga dimanfaatkan untuk kegiatan bersih-bersih serta perbaikan, pemeliharaan sarana dan prasarana pada spot-spot wisata di Mandiangin dan Sungai Luar.

“Kedua objek wisata ini akan dibuka kembali setelah dua minggu kedepan, untuk itu kepada pengunjung, kami selaku pengelola mohon maaf dan agar dapat memaklumi,” terangnya. (mof/ran/ema)

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sedianya telah menyusun jadwal wisuda ke-59 pada 21 Maret mendatang. Namun, lantaran maraknya penyebaran Covid-19, ULM menundanya sampai batas waktu yang belum ditetapkan.

Keputusan ini usai ditandatanganinya surat edaran bernomor 281/UN8/KP/2020 oleh Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi tentang Kesiapsiagaan dan Upaya Pencegahan dan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat kemarin, (16/3). 

Lalu bagaimana dengan wisudawan yang membutuhkan ijazah untuk persyaratan melamar kerja termasuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi atau persyaratan beasiswa? Sutarto mengatakan, wisudawan tak perlu khawatir. Pihaknya sudah menyiapkan ijazah tersebut dan bisa diambil di bagian akademik dan kemahasiswaan di rektorat mulai 23-27 Maret mendatang. “Sudah saya tandatangi semua. Tinggal ambil,” ujar Sutarto kemarin.

Selain menunda wisuda, ULM juga akan menerapkan perkuliahan tanpa tatap muka dengan metode pembelajaran daring sejak kemarin hingga 27 Maret mendatang. Selain itu, kegiatan praktik laboratorium, praktik lapangan, praktik industri dan lain akan dijadwalkan ulang.

“Termasuk tidak melakukan perjalanan di dalam negeri. Kalau ada jadwal kerjasama dengan luar negeri bisa diatur ulang jadwalnya,” cetusnya.

Universitas Islam Negeri Antasari juga melakukan hal yang sama. Mulai hari ini, semua pembelajaran dilakukan daring.

Pencegahan penyebaran Covid-19 juga dilakukan oleh Dinas Kehutanan Kalsel. Objek wisata alam Tahura Sultan Adam Mandiangin dan Wisata Bukit Batu Sungai Luar ditutup sementara selama 14 hari kedepan sejak kemarin (16/3).

Kepala Tahura Sultan Adam Mandiangin Ainun Jariah mengatakan penutupan ini selain mengantisipasi virus corona juga dimanfaatkan untuk kegiatan bersih-bersih serta perbaikan, pemeliharaan sarana dan prasarana pada spot-spot wisata di Mandiangin dan Sungai Luar.

“Kedua objek wisata ini akan dibuka kembali setelah dua minggu kedepan, untuk itu kepada pengunjung, kami selaku pengelola mohon maaf dan agar dapat memaklumi,” terangnya. (mof/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/