alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Gelorakan Semangat Menanam Padi di Beruntung Baru

MARTAPURA – Mengenakan kaos oblong tanpa alas kaki, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, tampak bersemangat menanam bibit padi di hamparan sawah Desa Kampung Baru, Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Kamis (12/3).

Usai menanam bibit padi, Paman Birin turut memanen padi dengan menggunakan mesin combine harvester. Panen padi seluas 500 hektare dari luas total 3.000 di Kecamatan Beruntung Baru merupakan bagian dari Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani ( Serasi) dari Kementerian Pertanian RI.

Di Kalsel, ada sembilan kabupaten daerah sasaran Serasi. Kabupaten Banjar mendapat jatah luas areal tanam sebanyak 23 ribu hektar dari total 120 ribu hektar untuk tahun anggaran 2020.

“Hari ini syukuran atas panen padi di Desa Kampung Baru. Mari kita gelorakan semangat menanam padi. Semoga petani kita dalam menanam padi, bisa mendapatkan hasil maksimal. Sehingga lahan pertanian di Kalsel, tidak ada yang menjadi lahan tidur,” kata Sahbirin Noor.

Menurut Paman Birin, semua lahan pertanian di Kalsel harus digerakkan agar petaninya sejahtera, dan dapat memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kalsel.

“Kita tahu yang namanya padi ataupun beras, merupakan konsumsi utama masyarakat Indonesia. Jika semua lahan pertanian digerakan, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kalsel, atau bahkan mengeskpornya keluar,” ujarnya.

Syukuran dan panen di Desa Kampung Baru berlangsung dalam suasana gembira dan kekeluargaan. Direktur Irigasi Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementan RI, Rahmanto, mengungkapkan syukur dan gembiranya atas keberhasilan Kalsel melakukan gerakan menanam padi.

Menurutnya, keberhasilan itu tentu dorongan kuat kepala daerah serta regulasi terukur di bidang pertanian. Rahmanto mengharapkan melalui keberadaan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu kesejahteraan petani makin meningkat.

Sementara Bupati Banjar H Khalilurrahman, mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur Kalsel dan jajaran dan Kementan dalam mendorong peningkatan produksi pertanian di wilayahnya. (bdm/ran/ema)

 

MARTAPURA – Mengenakan kaos oblong tanpa alas kaki, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, tampak bersemangat menanam bibit padi di hamparan sawah Desa Kampung Baru, Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Kamis (12/3).

Usai menanam bibit padi, Paman Birin turut memanen padi dengan menggunakan mesin combine harvester. Panen padi seluas 500 hektare dari luas total 3.000 di Kecamatan Beruntung Baru merupakan bagian dari Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani ( Serasi) dari Kementerian Pertanian RI.

Di Kalsel, ada sembilan kabupaten daerah sasaran Serasi. Kabupaten Banjar mendapat jatah luas areal tanam sebanyak 23 ribu hektar dari total 120 ribu hektar untuk tahun anggaran 2020.

“Hari ini syukuran atas panen padi di Desa Kampung Baru. Mari kita gelorakan semangat menanam padi. Semoga petani kita dalam menanam padi, bisa mendapatkan hasil maksimal. Sehingga lahan pertanian di Kalsel, tidak ada yang menjadi lahan tidur,” kata Sahbirin Noor.

Menurut Paman Birin, semua lahan pertanian di Kalsel harus digerakkan agar petaninya sejahtera, dan dapat memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kalsel.

“Kita tahu yang namanya padi ataupun beras, merupakan konsumsi utama masyarakat Indonesia. Jika semua lahan pertanian digerakan, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kalsel, atau bahkan mengeskpornya keluar,” ujarnya.

Syukuran dan panen di Desa Kampung Baru berlangsung dalam suasana gembira dan kekeluargaan. Direktur Irigasi Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementan RI, Rahmanto, mengungkapkan syukur dan gembiranya atas keberhasilan Kalsel melakukan gerakan menanam padi.

Menurutnya, keberhasilan itu tentu dorongan kuat kepala daerah serta regulasi terukur di bidang pertanian. Rahmanto mengharapkan melalui keberadaan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu kesejahteraan petani makin meningkat.

Sementara Bupati Banjar H Khalilurrahman, mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur Kalsel dan jajaran dan Kementan dalam mendorong peningkatan produksi pertanian di wilayahnya. (bdm/ran/ema)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/