alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

RS Boejasin Siap Rujukan Pasien Virus Corona

PELAIHARI – Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari secara resmi menjadi salah satu lokasi rujukan untuk pasien covid-19 atau virus korona, hal ini disampaikan oleh Sekda Tala Dahnial Kifli, saat menghadiri  Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Kalimantan Selatan, Tahun 2020 di hotel Rattan inn Banjarmasin, Senin (9/3).

Dalam Rakerkesda tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama mendukung penguatan upaya promotif dan preventif kesehatan, untuk membentuk sumber daya unggul menuju Kalimantan Selatan maju dan terdepan.

Daniel sapaan akrabnya menyampaikan, Kabupaten Tala mendapat amanah dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia , dengan menunjuk RSUD Hadji Boejasin Pelaihari sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien virus Korona di Kalimantan Selatan.

Tentu, amanah ini harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin, dan pihaknya terus akan monitor situasi kondisi di masyarakat melalui para aparat ASN di tingkat kecamatan dan desa.

“Kita juga akan meningkatkan koordinasi serta pencegahan secara dini, sesuai amanat Paman Birin harus menghadapi dengan tenang, jangan panik dan lebih baik mencegah daripada mengobati,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tala Nina Sandra mengatakan, RSUD Hadji Boejasin Pelaihari secara infrastruktur saat ini sudah siap, namun pihaknya mengaku perlu adanya tambahan kompetensi tenaga medis untuk menangani virus tersebut. Dan pihaknya sudah menyampaikan permintaan resmi ke Kementerian Kesehatan, guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang kita miliki, agar proper untuk menangani pasien yang terjangkit virus mematikan tersebut.

Lebih lanjut. Dirinya juga mengatakan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari sudah disupport Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, obat-obatan oleh Kementerian Kesehatan. (ard/bin/ema)

PELAIHARI – Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari secara resmi menjadi salah satu lokasi rujukan untuk pasien covid-19 atau virus korona, hal ini disampaikan oleh Sekda Tala Dahnial Kifli, saat menghadiri  Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Kalimantan Selatan, Tahun 2020 di hotel Rattan inn Banjarmasin, Senin (9/3).

Dalam Rakerkesda tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama mendukung penguatan upaya promotif dan preventif kesehatan, untuk membentuk sumber daya unggul menuju Kalimantan Selatan maju dan terdepan.

Daniel sapaan akrabnya menyampaikan, Kabupaten Tala mendapat amanah dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia , dengan menunjuk RSUD Hadji Boejasin Pelaihari sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien virus Korona di Kalimantan Selatan.

Tentu, amanah ini harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin, dan pihaknya terus akan monitor situasi kondisi di masyarakat melalui para aparat ASN di tingkat kecamatan dan desa.

“Kita juga akan meningkatkan koordinasi serta pencegahan secara dini, sesuai amanat Paman Birin harus menghadapi dengan tenang, jangan panik dan lebih baik mencegah daripada mengobati,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tala Nina Sandra mengatakan, RSUD Hadji Boejasin Pelaihari secara infrastruktur saat ini sudah siap, namun pihaknya mengaku perlu adanya tambahan kompetensi tenaga medis untuk menangani virus tersebut. Dan pihaknya sudah menyampaikan permintaan resmi ke Kementerian Kesehatan, guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang kita miliki, agar proper untuk menangani pasien yang terjangkit virus mematikan tersebut.

Lebih lanjut. Dirinya juga mengatakan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari sudah disupport Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, obat-obatan oleh Kementerian Kesehatan. (ard/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/