alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Minta Pengusaha Menggunakan Laboratorium di Tala

PELAIHARI – Wakil Bupati Tanah Laut (Tala) Abdi Rahman membuka kegiatan Sosialisasi Peranan Pengelolaan Laboratorium Terhadap Lingkungan, dan kegiatan ini merupakan program kerja dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tala di Sarantang Saruntung Kantor Setda Tala, Rabu (5/3).

Abdi Rahman mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah sangat menjaga, mendukung, serta melindungi para pelaku usaha yang menggunakan alat-alat yang sudah disediakan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan ada kemauan serta komitmen kepada para perusahaan yang hadir menggunakan alat-alat yang sudah ada di daerah ini.

“Saya meminta semua perizinan harus dialokasikan untuk pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPRKPLH Agus Sektyaji menuturkan, bahwa untuk izin lingkungan yang sudah diterbitkan sampai akhir tahun 2019 sudah ada sebanyak 312 izin.

Pihaknya menambahkan, bahwa untuk izin operasional aktif hanya 150 orang dan melaporkan kegiatan hanya 95 perusahaan.

Hal senada disampaikan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Akhmad Hairin, bahwa pihaknya meminta secara khusus kepada pelaku usaha, agar menggunakan laboratorium yang sudah tersedia di Tala. Seiring sudah terakreditasi,  sehingga ada kemudahan, yang bisa membuat kegiatan pemantauan lingkungan lebih cepat. (ard/bin/ema)

PELAIHARI – Wakil Bupati Tanah Laut (Tala) Abdi Rahman membuka kegiatan Sosialisasi Peranan Pengelolaan Laboratorium Terhadap Lingkungan, dan kegiatan ini merupakan program kerja dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tala di Sarantang Saruntung Kantor Setda Tala, Rabu (5/3).

Abdi Rahman mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah sangat menjaga, mendukung, serta melindungi para pelaku usaha yang menggunakan alat-alat yang sudah disediakan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan ada kemauan serta komitmen kepada para perusahaan yang hadir menggunakan alat-alat yang sudah ada di daerah ini.

“Saya meminta semua perizinan harus dialokasikan untuk pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPRKPLH Agus Sektyaji menuturkan, bahwa untuk izin lingkungan yang sudah diterbitkan sampai akhir tahun 2019 sudah ada sebanyak 312 izin.

Pihaknya menambahkan, bahwa untuk izin operasional aktif hanya 150 orang dan melaporkan kegiatan hanya 95 perusahaan.

Hal senada disampaikan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Akhmad Hairin, bahwa pihaknya meminta secara khusus kepada pelaku usaha, agar menggunakan laboratorium yang sudah tersedia di Tala. Seiring sudah terakreditasi,  sehingga ada kemudahan, yang bisa membuat kegiatan pemantauan lingkungan lebih cepat. (ard/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/