alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Gerakan Jangan Panik Virus Corona

BANJARMASIN – Gerakan jangan panik virus corona digelorakan Polda Kalsel melalui Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Kalsel. Jangan melakukan aksi borong masker hingga sembako.

Pemerintah pusat memang telah mengumumkan bahwa ada dua warga Indonesia asal Bekasi suspek Virus Corona (Covid-19), baru-baru ini. Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim mengingatkan virus corona masuk kategori sebagai penyakit self limited disease.

Apabila virus tersebut menyerang seseorang, akan sembuh sendiri bila daya tahan tubuhnya memang kuat. Virus ini baru berbahaya pada orang dengan usia lanjut karena memiliki daya tahan tubuhnya lemah.

“Berbahaya juga hanya bagi orang dengan penyakit penyerta, atau dalam istilah medis adalah komorbid seperti diabetes, TBC, paru, dan kelainan jantung,” jelasnya.

Erwinn meminta warga Kalsel harus paham terlebih dahulu apa itu virus corona. Memang virus yang sedang tersebar di 79 negara itu belum ada obatnya, bahkan vaksinnya. Namun, penyakit ini hanya ditularkan dari lendir yang keluar dari pasien terinfeksi, atau bersin dengan jarak antara 1 meter hingga 2 meter.

“Perlu diingat yang menggunakan masker penutup mulut adalah pasien Covid-19, tenaga medis seperti dokter atau perawatnya. Bukan untuk orang yang takut tertular,” tuturnya.

Erwinn menegaskan penyakit ini bisa dicegah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. “Tidur, makanan sehat, dan olahraga seperlunya. Selain itu budaya etika bersin menggunakan masker, dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir dengan sabun,” pesan Erwinn.

Kecuali pernah bersentuhan dengan pasien penderita virus corona. “Jika seperti itu maka harus segera menemui fasilitas pelayanan kesehatan untuk dilakukan pengecekan dan pengobatan sesegera mungkin,” pesannya.(lan/dye/ema)

BANJARMASIN – Gerakan jangan panik virus corona digelorakan Polda Kalsel melalui Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Kalsel. Jangan melakukan aksi borong masker hingga sembako.

Pemerintah pusat memang telah mengumumkan bahwa ada dua warga Indonesia asal Bekasi suspek Virus Corona (Covid-19), baru-baru ini. Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim mengingatkan virus corona masuk kategori sebagai penyakit self limited disease.

Apabila virus tersebut menyerang seseorang, akan sembuh sendiri bila daya tahan tubuhnya memang kuat. Virus ini baru berbahaya pada orang dengan usia lanjut karena memiliki daya tahan tubuhnya lemah.

“Berbahaya juga hanya bagi orang dengan penyakit penyerta, atau dalam istilah medis adalah komorbid seperti diabetes, TBC, paru, dan kelainan jantung,” jelasnya.

Erwinn meminta warga Kalsel harus paham terlebih dahulu apa itu virus corona. Memang virus yang sedang tersebar di 79 negara itu belum ada obatnya, bahkan vaksinnya. Namun, penyakit ini hanya ditularkan dari lendir yang keluar dari pasien terinfeksi, atau bersin dengan jarak antara 1 meter hingga 2 meter.

“Perlu diingat yang menggunakan masker penutup mulut adalah pasien Covid-19, tenaga medis seperti dokter atau perawatnya. Bukan untuk orang yang takut tertular,” tuturnya.

Erwinn menegaskan penyakit ini bisa dicegah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. “Tidur, makanan sehat, dan olahraga seperlunya. Selain itu budaya etika bersin menggunakan masker, dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir dengan sabun,” pesan Erwinn.

Kecuali pernah bersentuhan dengan pasien penderita virus corona. “Jika seperti itu maka harus segera menemui fasilitas pelayanan kesehatan untuk dilakukan pengecekan dan pengobatan sesegera mungkin,” pesannya.(lan/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/