alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

SMAN 4 Disambangi Polisi

BANJARMASIN – Siswa-siswi SMAN 4 Banjarmasin mendapat kunjungan Tim Biddokkes Polda Kalsel, kemarin (4/3). Duduk lesehan di aula sekolah, pelajar menyimak materi tentang bahaya narkotika.

Rombongan dari Biddokkes beranggotakan tujuh orang. Dipimpin Iptu Supriadi Noor dan Iptu Imam Hidayat. Temanya tentang deteksi dini penyalahgunaan narkoba.

“Ini sudah kegiatan kami dalam edukasi bahaya narkoba. Narkoba kan sudah menjadi perhatian semua orang. Setidaknya, ini bisa menjadi bekal bagi generasi muda kita,” kata Paur Doksik Iptu Supriadi Noor mewakili Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim.

Sosialisasi itu mendapat perhatian antusias dari pelajar. Polisi mendapat cecaran pernyataan kritis. Terutama tentang peredaran gelap narkoba.

“Sudah sepatutnya pelajar memahami bahayanya, sehingga bisa mewaspadai dan menghindarinya. Kami berharap, mereka menjadi penyambung lidah, menyampaikan pesan ini kepada keluarga, tetangga dan teman-temannya,” harapnya.

Bukan cuma soal narkoba, materi lain juga disisipkan. Seperti disaster victim identification dan kenakalan remaja.

“Intinya, semua lapisan masyarakat memiliki tanggungjawab dalam menjaga lingkungannya agar bebas dari peredaran gelap narkoba. Terlebih, peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya secara serius,” pungkasnya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Siswa-siswi SMAN 4 Banjarmasin mendapat kunjungan Tim Biddokkes Polda Kalsel, kemarin (4/3). Duduk lesehan di aula sekolah, pelajar menyimak materi tentang bahaya narkotika.

Rombongan dari Biddokkes beranggotakan tujuh orang. Dipimpin Iptu Supriadi Noor dan Iptu Imam Hidayat. Temanya tentang deteksi dini penyalahgunaan narkoba.

“Ini sudah kegiatan kami dalam edukasi bahaya narkoba. Narkoba kan sudah menjadi perhatian semua orang. Setidaknya, ini bisa menjadi bekal bagi generasi muda kita,” kata Paur Doksik Iptu Supriadi Noor mewakili Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim.

Sosialisasi itu mendapat perhatian antusias dari pelajar. Polisi mendapat cecaran pernyataan kritis. Terutama tentang peredaran gelap narkoba.

“Sudah sepatutnya pelajar memahami bahayanya, sehingga bisa mewaspadai dan menghindarinya. Kami berharap, mereka menjadi penyambung lidah, menyampaikan pesan ini kepada keluarga, tetangga dan teman-temannya,” harapnya.

Bukan cuma soal narkoba, materi lain juga disisipkan. Seperti disaster victim identification dan kenakalan remaja.

“Intinya, semua lapisan masyarakat memiliki tanggungjawab dalam menjaga lingkungannya agar bebas dari peredaran gelap narkoba. Terlebih, peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya secara serius,” pungkasnya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/