alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Bandar Lintas Kabupaten Dibekuk di Perkebunan Karet Angsana

BATULICIN – Bandar sabu antar kabupaten, Nurohmad (38) diringkus jajaran Polsek Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (28/2) lalu. Dari tangan warga Jalan Pangeran Antasari Desa Bukit Mulya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut ini, aparat menemukan barang bukti sabu seberat 32,44 gram.

Kapolres Tanbu, AKBP Sugianto Marweki melalui Kapolsek Angsana, Iptu H Tony Haryono mengungkapkan Nurohmad adalah bandar sabu yang sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi.   

“Kami mencurigai adanya jaringan yang lebih besar lagi dari penangkapan tiga bandar sabu sebelumnya,” kata Tony, Selasa (3/3) kemarin.

Pria ini disergap anggota dipimpin Kanit Reskrim Aipda Mihrab. Ia diringkus saat berada di pinggir jalan perkebunan karet di Desa Karang Indah RT 09 Kecamatan Angsana.

”Saat mau disergap, Nurohmad sempat mau melarikan diri. Dia juga sempat membuang kotak yang dibungkus menggunakan lakban hitam,” jelasnya.

Kotak itu diambil petugas. Saat dibuka, ternyata isinya sabu. Tak berhenti sampai di situ, Nurohmad kembali diperiksa dan petugas menemukan kembali kotak hitam di celana tersangka. Isinya sabu. “Total barang bukti sabu seberat 32,44 gram,” katanya.

Selain barang bukti sabu, aparat juga menyita dua timbangan digital warna silver, dua kotak warna hitam tempat sabu, 2 buah handphone dan uang tunai sebesar Rp 850.000.

Pengakuan Nurohmad kepada polisi, sabu diedarkan di tiga kabupaten. Tanah Laut, Kotabaru dan Tanah Bumbu. “Tersangka sudah diamankan di Polsek Angsana,” pungkasnya. (kry/ema)

BATULICIN – Bandar sabu antar kabupaten, Nurohmad (38) diringkus jajaran Polsek Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (28/2) lalu. Dari tangan warga Jalan Pangeran Antasari Desa Bukit Mulya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut ini, aparat menemukan barang bukti sabu seberat 32,44 gram.

Kapolres Tanbu, AKBP Sugianto Marweki melalui Kapolsek Angsana, Iptu H Tony Haryono mengungkapkan Nurohmad adalah bandar sabu yang sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi.   

“Kami mencurigai adanya jaringan yang lebih besar lagi dari penangkapan tiga bandar sabu sebelumnya,” kata Tony, Selasa (3/3) kemarin.

Pria ini disergap anggota dipimpin Kanit Reskrim Aipda Mihrab. Ia diringkus saat berada di pinggir jalan perkebunan karet di Desa Karang Indah RT 09 Kecamatan Angsana.

”Saat mau disergap, Nurohmad sempat mau melarikan diri. Dia juga sempat membuang kotak yang dibungkus menggunakan lakban hitam,” jelasnya.

Kotak itu diambil petugas. Saat dibuka, ternyata isinya sabu. Tak berhenti sampai di situ, Nurohmad kembali diperiksa dan petugas menemukan kembali kotak hitam di celana tersangka. Isinya sabu. “Total barang bukti sabu seberat 32,44 gram,” katanya.

Selain barang bukti sabu, aparat juga menyita dua timbangan digital warna silver, dua kotak warna hitam tempat sabu, 2 buah handphone dan uang tunai sebesar Rp 850.000.

Pengakuan Nurohmad kepada polisi, sabu diedarkan di tiga kabupaten. Tanah Laut, Kotabaru dan Tanah Bumbu. “Tersangka sudah diamankan di Polsek Angsana,” pungkasnya. (kry/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/