alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 24 May 2022

BNN Kalsel Gelar Asistensi Penguatan Pembangunan

PELAIHARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar asistensi penguatan pembangunan, berwawasan anti narkoba di Instansi Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan dibuka langsung oleh Bupati Tala Sukamta di Ruangan Barakat Lantai 2 Setda Jalan A Syairani Kota Pelaihari, Senin (2/3).

Kepala BNNP Kalsel Brigjend (Pol) Aris Purnomo dalam paparannya menyebutkan,  bahwa ada 1,3 persen dari jumlah penduduk di Kalsel sudah menggunakan narkoba. Dan pihaknya menambahkan alasan dari pemakaian narkoba ini, untuk menguatkan saat bekerja.

Mereka tidak menyadari, bahwa jika menggunakan narkoba itu saraf pusat di kepala diserang, dan menjadi mereka kuat serta tidak melakukan makan dan minum. Sehingga jika ada efek obat itu habis akan menimbulkan depresi, kecemasan berlebih, perubahan perilaku, serta kecanduan.

Menurutnya, pihak SKPD wajib mensosialisasikan masalah tersebut di wilayah serta regulasi di dinas masing-masing. Ia juga meminta, untuk mengalokasikan dana desa, agar dapat menganggarkan kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai dengan Permendes Nomor 11 Tahun 2019 hal 57 point 6.

Bupati Tala Sukamta menuturkan, bahwa akan memberhentikan secara tidak dengan terhormat PNS atau PTT di Tala yang terlibat atau menggunakan narkoba. Sukamta juga menyebutkan bahwa untuk Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) bisa dibentuk di setiap kecamatan satu desa serta disusun dan dilaporkan rencana tersebut sampai ke tingkat desa.   

“Untuk sekarang berarti ada 3 hal penting yang akan kita anggarkan di APBD desa yaitu P4GN, stunting, dan karhutla,” jelasnya.

Sementara itu, turut berhadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Tala Dahnial Kifli, Kepala BNN Tala Faisal Sidiq, para pejabat Setda, Kepala SKPD lingkup Tala, serta para Camat. (ard/bin/ema)

PELAIHARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar asistensi penguatan pembangunan, berwawasan anti narkoba di Instansi Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan dibuka langsung oleh Bupati Tala Sukamta di Ruangan Barakat Lantai 2 Setda Jalan A Syairani Kota Pelaihari, Senin (2/3).

Kepala BNNP Kalsel Brigjend (Pol) Aris Purnomo dalam paparannya menyebutkan,  bahwa ada 1,3 persen dari jumlah penduduk di Kalsel sudah menggunakan narkoba. Dan pihaknya menambahkan alasan dari pemakaian narkoba ini, untuk menguatkan saat bekerja.

Mereka tidak menyadari, bahwa jika menggunakan narkoba itu saraf pusat di kepala diserang, dan menjadi mereka kuat serta tidak melakukan makan dan minum. Sehingga jika ada efek obat itu habis akan menimbulkan depresi, kecemasan berlebih, perubahan perilaku, serta kecanduan.

Menurutnya, pihak SKPD wajib mensosialisasikan masalah tersebut di wilayah serta regulasi di dinas masing-masing. Ia juga meminta, untuk mengalokasikan dana desa, agar dapat menganggarkan kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai dengan Permendes Nomor 11 Tahun 2019 hal 57 point 6.

Bupati Tala Sukamta menuturkan, bahwa akan memberhentikan secara tidak dengan terhormat PNS atau PTT di Tala yang terlibat atau menggunakan narkoba. Sukamta juga menyebutkan bahwa untuk Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) bisa dibentuk di setiap kecamatan satu desa serta disusun dan dilaporkan rencana tersebut sampai ke tingkat desa.   

“Untuk sekarang berarti ada 3 hal penting yang akan kita anggarkan di APBD desa yaitu P4GN, stunting, dan karhutla,” jelasnya.

Sementara itu, turut berhadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Tala Dahnial Kifli, Kepala BNN Tala Faisal Sidiq, para pejabat Setda, Kepala SKPD lingkup Tala, serta para Camat. (ard/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/