alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Nasdem Pilih Habib Banua

BANJARMASIN – Jika sebagian partai di Banjarmasin masih terkesan menunggu dan melihat siapa jagoannya yang akan bertarung di Pilwali 2020 nanti, DPD Nasdem Banjarmasin justru bermain cepat.

Partai ini sudah memberikan surat rekomendasi terhadap Habib Abdurrahman Bahsyim.

Surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Prananda Surya Paloh dan Wakil Ketua Umum Ahmad HM Ali itu diterima Anggota DPD RI ini kemarin (3/2) siang di Kantor DPP Nasdem di Jakarta.

“Iya penyerahannya di kantor DPP,” jawab Habib Banua, sapaan akrabnya.

Apakah dengan rekomendasi ini semakin menguatkan rencananya berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Ananda? Ia masih enggan menjawab. Yang jelas, kata Habib Banua, ia berterimakasih kepada Nasdem yang telah mendukungnya pada Pilkada 2020.

Dia juga menegaskan, tak ada sedikit pun mahar politik. “Nasdem punya komitmen kuat untuk gerakan perubahan di Banjarmasin,” klaimnya.

Meski hampir dipastikan dukungan kepada Habib Banua, tapi untuk maju pada Pilwali, masih diperlukan koalisi partai. Mengingat Nasdem di DPRD Banjarmasin hanya mendapatkan satu kursi.

Misalkan ditambahkan dengan Golkar yang memperoleh jatah enam kursi, masih perlu tambahan dua kursi lagi, agar memuluskan rencananya.

Sebab syarat maju harus mendapat dukungan minimal sembilan kursi di legislatif. Politikus ini perlu mencari koalisi tambahan.

Karena itu, Habib Banua mengaku intens melakukan komunikasi politik dengan partai. “Masih dikomunikasikan dengan partai lainnya,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait surat rekomendasi DPP Nasdem kepada Habib Banua, Wakil Sekretaris DPW Nasdem Kalsel, Muhammad Haris membenarkan hal itu. “Rekomendasi itu betul, tapi kami belum menerima surat fisiknya,” katanya.

Meski surat rekomendasi sudah resmi dikeluarkan DPP, bukan berarti partai positif akan mengusung Habib Banua, bisa saja pilihannya berubah.

Politik toh dinamis. Tahapan Pemilu juga masih lama. “Kalau sudah berbentuk SK (Surat Keputusan) baru bisa dipastikan,” cetusnya.

Sebab, SK dikeluarkan oleh pusat. Melihat berbagai kriteria bakal calon yang akan diusung. Kriteria dimaksud, diantaranya perolehan suara, seberapa banyak bakal calon dikenal masyarakat dan yang paling penting adalah hasil survei. “Dari dulu jika ingin mengusung, Nasdem selalu melihat hasil survei,” jelasnya. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Jika sebagian partai di Banjarmasin masih terkesan menunggu dan melihat siapa jagoannya yang akan bertarung di Pilwali 2020 nanti, DPD Nasdem Banjarmasin justru bermain cepat.

Partai ini sudah memberikan surat rekomendasi terhadap Habib Abdurrahman Bahsyim.

Surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Prananda Surya Paloh dan Wakil Ketua Umum Ahmad HM Ali itu diterima Anggota DPD RI ini kemarin (3/2) siang di Kantor DPP Nasdem di Jakarta.

“Iya penyerahannya di kantor DPP,” jawab Habib Banua, sapaan akrabnya.

Apakah dengan rekomendasi ini semakin menguatkan rencananya berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Ananda? Ia masih enggan menjawab. Yang jelas, kata Habib Banua, ia berterimakasih kepada Nasdem yang telah mendukungnya pada Pilkada 2020.

Dia juga menegaskan, tak ada sedikit pun mahar politik. “Nasdem punya komitmen kuat untuk gerakan perubahan di Banjarmasin,” klaimnya.

Meski hampir dipastikan dukungan kepada Habib Banua, tapi untuk maju pada Pilwali, masih diperlukan koalisi partai. Mengingat Nasdem di DPRD Banjarmasin hanya mendapatkan satu kursi.

Misalkan ditambahkan dengan Golkar yang memperoleh jatah enam kursi, masih perlu tambahan dua kursi lagi, agar memuluskan rencananya.

Sebab syarat maju harus mendapat dukungan minimal sembilan kursi di legislatif. Politikus ini perlu mencari koalisi tambahan.

Karena itu, Habib Banua mengaku intens melakukan komunikasi politik dengan partai. “Masih dikomunikasikan dengan partai lainnya,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait surat rekomendasi DPP Nasdem kepada Habib Banua, Wakil Sekretaris DPW Nasdem Kalsel, Muhammad Haris membenarkan hal itu. “Rekomendasi itu betul, tapi kami belum menerima surat fisiknya,” katanya.

Meski surat rekomendasi sudah resmi dikeluarkan DPP, bukan berarti partai positif akan mengusung Habib Banua, bisa saja pilihannya berubah.

Politik toh dinamis. Tahapan Pemilu juga masih lama. “Kalau sudah berbentuk SK (Surat Keputusan) baru bisa dipastikan,” cetusnya.

Sebab, SK dikeluarkan oleh pusat. Melihat berbagai kriteria bakal calon yang akan diusung. Kriteria dimaksud, diantaranya perolehan suara, seberapa banyak bakal calon dikenal masyarakat dan yang paling penting adalah hasil survei. “Dari dulu jika ingin mengusung, Nasdem selalu melihat hasil survei,” jelasnya. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/