alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 29 May 2022

Pecah Kongsi..!! Maling Adukan Sesama Maling

BANJARMASIN – Kasus pencurian laptop seharga Rp9 juta di Jalan Perdagangan terungkap. Setelah Ahmad Hendrayani alias Hendra kepergok saat hendak membobol sebuah rumah indekos di kawasan Kindaung Permai, Rabu (26/2) siang.

Saat diinterogasi polisi, pria 34 tahun itu ternyata mengaku pernah mencuri di Masjid Ar Rahim di Jalan Sultan Adam, beberapa waktu yang lewat. Dia bahkan sempat menjadi viral di media sosial. Setelah video CCTV yang merekam aksinya beredar.

Tapi Hendra tak ingin dipenjara sendirian. Dia menyebut nama lain, yakni Ahmad Fitriannoor alias Amat, 39 tahun.

Keduanya pernah berduet untuk mencuri sebuah komputer jinjing di Kompleks Borneo Permata RT 24 Banjarmasin Utara, awal Februari (2/2) lalu.

Bermodal keterangan tersebut, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara Iptu Sandi, polisi menjemput pelaku kedua. Ternyata, Amat masih memegang barang bukti berupa laptop tersebut.

“Rupanya, Hendra ini pelaku yang pernah mencuri di Masjid Ar Rahim. Dia beraksi bersama Amat. Pernah pula keduanya mencuri di Jalan Perdagangan,” beber Iptu Sandi mewakili Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandhi.

“Menerima laporan korban, anggota kemudian menyelidikinya. Hingga akhirnya berhasil ditangkap,” tambahnya. Korban pencurian laptop itu atas nama Aulia Savitri, 31 tahun.

Selanjutnya, kedua tersangka bersama barbuk digiring ke mapolsek. “Keduanya kami jerat dengan Pasal 363 KUHP terkait pencarian,” pungkas Iptu Sandi.

Hendra saat ini tercatat sebagai warga Jalan Rawasari XIV Banjarmasin Tengah, sedangkan rekannya Amat tinggal di Simpang Belitung Banjarmasin Selatan. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Kasus pencurian laptop seharga Rp9 juta di Jalan Perdagangan terungkap. Setelah Ahmad Hendrayani alias Hendra kepergok saat hendak membobol sebuah rumah indekos di kawasan Kindaung Permai, Rabu (26/2) siang.

Saat diinterogasi polisi, pria 34 tahun itu ternyata mengaku pernah mencuri di Masjid Ar Rahim di Jalan Sultan Adam, beberapa waktu yang lewat. Dia bahkan sempat menjadi viral di media sosial. Setelah video CCTV yang merekam aksinya beredar.

Tapi Hendra tak ingin dipenjara sendirian. Dia menyebut nama lain, yakni Ahmad Fitriannoor alias Amat, 39 tahun.

Keduanya pernah berduet untuk mencuri sebuah komputer jinjing di Kompleks Borneo Permata RT 24 Banjarmasin Utara, awal Februari (2/2) lalu.

Bermodal keterangan tersebut, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara Iptu Sandi, polisi menjemput pelaku kedua. Ternyata, Amat masih memegang barang bukti berupa laptop tersebut.

“Rupanya, Hendra ini pelaku yang pernah mencuri di Masjid Ar Rahim. Dia beraksi bersama Amat. Pernah pula keduanya mencuri di Jalan Perdagangan,” beber Iptu Sandi mewakili Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandhi.

“Menerima laporan korban, anggota kemudian menyelidikinya. Hingga akhirnya berhasil ditangkap,” tambahnya. Korban pencurian laptop itu atas nama Aulia Savitri, 31 tahun.

Selanjutnya, kedua tersangka bersama barbuk digiring ke mapolsek. “Keduanya kami jerat dengan Pasal 363 KUHP terkait pencarian,” pungkas Iptu Sandi.

Hendra saat ini tercatat sebagai warga Jalan Rawasari XIV Banjarmasin Tengah, sedangkan rekannya Amat tinggal di Simpang Belitung Banjarmasin Selatan. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/