alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Razia Karaoke, 3 Orang Positif

BANJARMASIN – Dua pengunjung dan satu pemandu lagu positif menggunakan zat amfetamin. Terjaring di Colour Box, karaoke yang berada di Jalan Hasan Basry, Banjarmasin Utara.

Disambangi tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaslel, kemarin (22/2) dini hari.

Dua lelaki dan satu perempuan itu gagal melewati tes urine. Hingga dibawa petugas untuk diperiksa di markas BNNP.

Dalam razia itu, petugas memerika para tamu yang sedang asyik karaoke. Sebelum kemari, tim sudah menyambangi sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Banjarmasin Tengah, tapi hasilnya nihil.

Pemeriksaan begitu detil. Kantong celana dan isi tas tamu juga digeledah. Terutama pengunjung yang diduga sedang menggunakan narkotika.

Kasi Penyidikan BNNP Kalsel Kompol Yanto Suparwito mengatakan, operasi ini merupakan instruksi langsung dari pusat.

“Tadi tiga orang positif. Tapi kalau ditotalkan, sudah 21 orang yang kami bawa ke BNNP karena terindikasi memakai,” sebut Yanto yang juga menjabat Plt Kabid Pemberantasan BNNP Kalsel.

Selebihnya, 18 pengunjung THM dibawa karena tidak mampu menunjukkan kartu identitas seperti KTP.

Operasi sudah dimulai sejak Jumat (21/2) malam. Melibatkan Satpol PP Banjarmasin. Total, ada delapan THM yang disambangi. Dua regu berpencar, satu lagi menyisir Banjarmasin Timur.

“Sasaran kami memang THM. Disinyalir menjadi tempat peredaraan dan penggunaan narkoba,” kata Yanto yang mewakili Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Mohamad Aris Purnomo.

Ketiga orang itu akan direhabilitasi BNNP. Sedangkan pengunjung THM yang tidak bisa menunjukkan KTP akan dibina Satpol PP.

“Kami berharap, apabila ada warga yang anggota keluarganya kecanduan, agar segera membawanya ke BNN untuk direhab. Demi menyelamatkan agar tak terjerumus semakin dalam,” serunya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Dua pengunjung dan satu pemandu lagu positif menggunakan zat amfetamin. Terjaring di Colour Box, karaoke yang berada di Jalan Hasan Basry, Banjarmasin Utara.

Disambangi tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaslel, kemarin (22/2) dini hari.

Dua lelaki dan satu perempuan itu gagal melewati tes urine. Hingga dibawa petugas untuk diperiksa di markas BNNP.

Dalam razia itu, petugas memerika para tamu yang sedang asyik karaoke. Sebelum kemari, tim sudah menyambangi sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Banjarmasin Tengah, tapi hasilnya nihil.

Pemeriksaan begitu detil. Kantong celana dan isi tas tamu juga digeledah. Terutama pengunjung yang diduga sedang menggunakan narkotika.

Kasi Penyidikan BNNP Kalsel Kompol Yanto Suparwito mengatakan, operasi ini merupakan instruksi langsung dari pusat.

“Tadi tiga orang positif. Tapi kalau ditotalkan, sudah 21 orang yang kami bawa ke BNNP karena terindikasi memakai,” sebut Yanto yang juga menjabat Plt Kabid Pemberantasan BNNP Kalsel.

Selebihnya, 18 pengunjung THM dibawa karena tidak mampu menunjukkan kartu identitas seperti KTP.

Operasi sudah dimulai sejak Jumat (21/2) malam. Melibatkan Satpol PP Banjarmasin. Total, ada delapan THM yang disambangi. Dua regu berpencar, satu lagi menyisir Banjarmasin Timur.

“Sasaran kami memang THM. Disinyalir menjadi tempat peredaraan dan penggunaan narkoba,” kata Yanto yang mewakili Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Mohamad Aris Purnomo.

Ketiga orang itu akan direhabilitasi BNNP. Sedangkan pengunjung THM yang tidak bisa menunjukkan KTP akan dibina Satpol PP.

“Kami berharap, apabila ada warga yang anggota keluarganya kecanduan, agar segera membawanya ke BNN untuk direhab. Demi menyelamatkan agar tak terjerumus semakin dalam,” serunya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/