alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Polresta Banjarmasin Tangkap 20 Pelaku Curanmor, Temukan 12 Motor dan 3 Mobil

BANJARMASIN – Ada 12 unit motor berhasil diungkap dalam operasi Jaran Intan 2020. Dua di antaranya diserahkan Polresta Banjarmasin kepada pemiliknya, kemarin (20/2). Tapi berhubung masih jadi barang bukti, status penyerahannya hanya dipinjamkan saja dulu untuk memudahkan aktivitas korban sehari-hari.

Penyerahan dilakukan Kapolresta Banjarmasin yang baru, Kombes Pol Rachmat Hendrawan di sela rilis kasus pengungkapan kemarin.

Salah satu korban, Mahmudin bersyukur jika kendaraan ditemukan dan bisa digunakan lagi. Terlebih hilang motornya cukup lama. “Tentu sangat senang bisa memakai motor saya lagi. Bangga terhadap kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus curanmor ini. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih,” ucap warga Jalan Harmoni II, Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur itu.

Selama 12 hari operasi Jaran Intan 2020, polisi telah menangkap 20 pelaku. Ada 9 orang target operasi, 11 non target. Ada 18 laporan polisi yang berhasil diungkap. Polresta Banjarmasin sebanyak 6 laporan polisi (LP). Polsek Banjarmasin Timur, Selatan dan Barat sama-sama 3 LP. Polsek Banjarmasin Utara dan Tengah 2 LP. “Beberapa penadah juga kami amankan,” terang Rachmat yang pernah menjabat Dansat Brimob Polda Kalsel di tahun 2016 .

Sebetulnya ada 15 kendaraan bermotor ditemukan. 12 unit motor jadi barang bukti, ditambah 3 mobil. Modus operandi yang dilancarkan pelaku kebanyakan dengan cara merusak kontak motor menggunakan kunci T, atau dengan cara meminjam.

“Masih ada beberapa pelaku yang masih terkait dengan kasus-kasus ini. Kami masih melakukan upaya pengejaran,” ujar Rachmat didampingi Kasat Reskrim Kompol Ade Papa Rihi.

Menurutnya, pencurian juga terjadi karena kelalaian para korban yang memarkir motornya dalam keadaan tidak terkunci, maupun tertinggal kunci.

“Kami harapkan masyarakat agar lebih waspada. Pastikan motornya sudah dalam keadaan terkunci setang atau ditambah kunci pengaman lain. Supaya tidak memudahkan pelaku beraksi,” imbaunya. Pihaknya juga terus membagikan tips agar masyarakat terhindar dari tindak kejahatan curanmor.(lan/dye/ema)

BANJARMASIN – Ada 12 unit motor berhasil diungkap dalam operasi Jaran Intan 2020. Dua di antaranya diserahkan Polresta Banjarmasin kepada pemiliknya, kemarin (20/2). Tapi berhubung masih jadi barang bukti, status penyerahannya hanya dipinjamkan saja dulu untuk memudahkan aktivitas korban sehari-hari.

Penyerahan dilakukan Kapolresta Banjarmasin yang baru, Kombes Pol Rachmat Hendrawan di sela rilis kasus pengungkapan kemarin.

Salah satu korban, Mahmudin bersyukur jika kendaraan ditemukan dan bisa digunakan lagi. Terlebih hilang motornya cukup lama. “Tentu sangat senang bisa memakai motor saya lagi. Bangga terhadap kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus curanmor ini. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih,” ucap warga Jalan Harmoni II, Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur itu.

Selama 12 hari operasi Jaran Intan 2020, polisi telah menangkap 20 pelaku. Ada 9 orang target operasi, 11 non target. Ada 18 laporan polisi yang berhasil diungkap. Polresta Banjarmasin sebanyak 6 laporan polisi (LP). Polsek Banjarmasin Timur, Selatan dan Barat sama-sama 3 LP. Polsek Banjarmasin Utara dan Tengah 2 LP. “Beberapa penadah juga kami amankan,” terang Rachmat yang pernah menjabat Dansat Brimob Polda Kalsel di tahun 2016 .

Sebetulnya ada 15 kendaraan bermotor ditemukan. 12 unit motor jadi barang bukti, ditambah 3 mobil. Modus operandi yang dilancarkan pelaku kebanyakan dengan cara merusak kontak motor menggunakan kunci T, atau dengan cara meminjam.

“Masih ada beberapa pelaku yang masih terkait dengan kasus-kasus ini. Kami masih melakukan upaya pengejaran,” ujar Rachmat didampingi Kasat Reskrim Kompol Ade Papa Rihi.

Menurutnya, pencurian juga terjadi karena kelalaian para korban yang memarkir motornya dalam keadaan tidak terkunci, maupun tertinggal kunci.

“Kami harapkan masyarakat agar lebih waspada. Pastikan motornya sudah dalam keadaan terkunci setang atau ditambah kunci pengaman lain. Supaya tidak memudahkan pelaku beraksi,” imbaunya. Pihaknya juga terus membagikan tips agar masyarakat terhindar dari tindak kejahatan curanmor.(lan/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/