alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 9 August 2022

SNMPTN: ULM Sediakan 6.643 Kursi

BANJARMASIN – Tahun ini Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyediakan kuota untuk mahasiswa baru lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu. Jumlahnya sebanyak 6.643 kursi. Kuota tersebut terbagi, 6.363 kursi untuk 64 program studi stata 1 dan sebanyak 280 kursi untuk program D3.

“Tahun 2019 lalu kuota ULM hanya 6.310,” beber Wakil Rektor I ULM Bidang Akademik, Aminuddin Prahatama kemarin.

Penambahan kuota ini didasari faktor ketersediaan sarana dan prasarana serta tenaga pendidik yang juga bertambah. “Banyak dosen yang sudah menyelesaikan tugas belajarnya, sehingga rasio antara dosen dengan mahasiswa memungkinkan, termasuk adanya penambahan prodi baru,” terang Amin. 

Lalu kapan dimulainya seleksi penerimaan mahasiswa baru? Dia menerangkan, saat ini tengah berlangsung Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Jalur ini disebut pula jalur undangan. Dimana yang mendaftarkan siswanya adalah dari pihak sekolah. “Sudah pendaftaran di jalur SNMPTN, dari tanggal 14 sampai 27 Februari 2020 mendatang,” sebutnya.

Untuk dua jalur lain, yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dan jalur Mandiri, ULM belum mendapat jadwal resmi. Menurut Amin, biasanya jadwal pendaftaran SBMPTN akan diumumkan seusai pengumuman kelulusan SNMPTN. “Biasanya seperti itu. Setelah ada hasil SNMPTN, baru ada tahapan penerimaan SBMPTN,” tambahnya.

Jika SNMPTN proses seleksinya memakai nilai rapor. Berbeda dengan SBMPTN, seleksinya digelar dengan konsep Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Bagi pelamar SBMPTN, mereka wajib ikut UTBK. Konsep ini dilaksanakan sejak tahun 2019 tadi.

UTBK sendiri bisa diikuti peserta lebih dari satu kali. Nah, hasilnya sebagai syarat mendaftar SBMPTN. Dimana hasil tersebut diunggah ke website yang disediakan oleh panitia pelaksana. Tes sendiri terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Tahun tadi, UTBK digelar tak hanya di kampus ULM. Saking banyaknya peminat, panitia bekerjasama dengan mitra lain yang tak jauh dari kampus. Amin memprediksi, seleksi UTBK tahun ini tetap akan meminjam tempat di luar ULM. Pasalnya, perangkat yang ada saat ini masih kurang. ULM hanya memiliki sekitar 700 unit lebih perangakat. Sementara, yang harus difasilitasi dalam satu sesi jumlahnya sekitar 1.115 orang. (mof/ran/ema)

BANJARMASIN – Tahun ini Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyediakan kuota untuk mahasiswa baru lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu. Jumlahnya sebanyak 6.643 kursi. Kuota tersebut terbagi, 6.363 kursi untuk 64 program studi stata 1 dan sebanyak 280 kursi untuk program D3.

“Tahun 2019 lalu kuota ULM hanya 6.310,” beber Wakil Rektor I ULM Bidang Akademik, Aminuddin Prahatama kemarin.

Penambahan kuota ini didasari faktor ketersediaan sarana dan prasarana serta tenaga pendidik yang juga bertambah. “Banyak dosen yang sudah menyelesaikan tugas belajarnya, sehingga rasio antara dosen dengan mahasiswa memungkinkan, termasuk adanya penambahan prodi baru,” terang Amin. 

Lalu kapan dimulainya seleksi penerimaan mahasiswa baru? Dia menerangkan, saat ini tengah berlangsung Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Jalur ini disebut pula jalur undangan. Dimana yang mendaftarkan siswanya adalah dari pihak sekolah. “Sudah pendaftaran di jalur SNMPTN, dari tanggal 14 sampai 27 Februari 2020 mendatang,” sebutnya.

Untuk dua jalur lain, yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dan jalur Mandiri, ULM belum mendapat jadwal resmi. Menurut Amin, biasanya jadwal pendaftaran SBMPTN akan diumumkan seusai pengumuman kelulusan SNMPTN. “Biasanya seperti itu. Setelah ada hasil SNMPTN, baru ada tahapan penerimaan SBMPTN,” tambahnya.

Jika SNMPTN proses seleksinya memakai nilai rapor. Berbeda dengan SBMPTN, seleksinya digelar dengan konsep Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Bagi pelamar SBMPTN, mereka wajib ikut UTBK. Konsep ini dilaksanakan sejak tahun 2019 tadi.

UTBK sendiri bisa diikuti peserta lebih dari satu kali. Nah, hasilnya sebagai syarat mendaftar SBMPTN. Dimana hasil tersebut diunggah ke website yang disediakan oleh panitia pelaksana. Tes sendiri terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Tahun tadi, UTBK digelar tak hanya di kampus ULM. Saking banyaknya peminat, panitia bekerjasama dengan mitra lain yang tak jauh dari kampus. Amin memprediksi, seleksi UTBK tahun ini tetap akan meminjam tempat di luar ULM. Pasalnya, perangkat yang ada saat ini masih kurang. ULM hanya memiliki sekitar 700 unit lebih perangakat. Sementara, yang harus difasilitasi dalam satu sesi jumlahnya sekitar 1.115 orang. (mof/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/