alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Saturday, 13 August 2022

PDIP Belum Deal di Banjarmasin

BANJARMASIN – DPP PDI Perjuangan baru merilis nama-nama bakal calon yang diusung untuk Pilkada di Kalsel. Tapi tidak ada kandidat untuk Pilwali Banjarmasin. Ada apa?

Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Muhammad Syaripuddin menyebut, DPP memang belum mengeluarkan rekomendasi. Karena belum ada deal koalisi parpol di ibu kota provinsi ini.

“Makanya tidak diumumkan. Karena memang belum ada nama yang pasti,” ucap Wakil Ketua DPRD Kalsel itu.

Menurutnya, dalam menentukan pasangan kandidat bakal calon, butuh banyak pertimbangan. Termasuk memikirkan apakah nama yang diusung juga membawa dukungan dari partai lain.

“Karena PDIP tidak bisa mengusung calon tanpa dukungan partai lain. Kursi di DPRD tidak mencukupi, jadi harus berkoalisi,” katanya.

Saat ini PDIP sendiri masih menjalani proses negosiasi. Memastikan siapa yang akan menjadi teman dalam Pilwali Banjarmasin.

“Kami juga mempertimbangkan hasil survei dari masing-masing nama yang mendaftar pada penjaringan beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Lantas, kapan PDIP mengumumkan nama pasangan calon untuk Banjarmasin? Syaripuddin menyebutnya pada bulan Maret nanti.

“Kemungkinan masuk gelombang kedua atau ketiga. Kalau tidak pertengahan, berarti pada akhir Maret,” ungkapnya.

Menyegarkan ingatan, ada lima nama yang terdaftar sebagai bakal calon untuk Pilwali Banjarmasin melalui PDIP.

Tiga diantaranya dari internal PDIP yaitu, Ketua DPC PDIP Banjarmasin Muhaimin, Petahana Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah, dan Wakil Ketua DPD PDIP Kalsel Fazlur Rahman.

Sedangkan dua lainnya berasal dari luar PDIP. Pertama Ketua DPD Golkar Banjarmasin Ananda dan Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie. “Semua nama itu sama-sama berpeluang untuk diusung,” pungkas Syaripuddin. (nur/fud/ema)

BANJARMASIN – DPP PDI Perjuangan baru merilis nama-nama bakal calon yang diusung untuk Pilkada di Kalsel. Tapi tidak ada kandidat untuk Pilwali Banjarmasin. Ada apa?

Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Muhammad Syaripuddin menyebut, DPP memang belum mengeluarkan rekomendasi. Karena belum ada deal koalisi parpol di ibu kota provinsi ini.

“Makanya tidak diumumkan. Karena memang belum ada nama yang pasti,” ucap Wakil Ketua DPRD Kalsel itu.

Menurutnya, dalam menentukan pasangan kandidat bakal calon, butuh banyak pertimbangan. Termasuk memikirkan apakah nama yang diusung juga membawa dukungan dari partai lain.

“Karena PDIP tidak bisa mengusung calon tanpa dukungan partai lain. Kursi di DPRD tidak mencukupi, jadi harus berkoalisi,” katanya.

Saat ini PDIP sendiri masih menjalani proses negosiasi. Memastikan siapa yang akan menjadi teman dalam Pilwali Banjarmasin.

“Kami juga mempertimbangkan hasil survei dari masing-masing nama yang mendaftar pada penjaringan beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Lantas, kapan PDIP mengumumkan nama pasangan calon untuk Banjarmasin? Syaripuddin menyebutnya pada bulan Maret nanti.

“Kemungkinan masuk gelombang kedua atau ketiga. Kalau tidak pertengahan, berarti pada akhir Maret,” ungkapnya.

Menyegarkan ingatan, ada lima nama yang terdaftar sebagai bakal calon untuk Pilwali Banjarmasin melalui PDIP.

Tiga diantaranya dari internal PDIP yaitu, Ketua DPC PDIP Banjarmasin Muhaimin, Petahana Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah, dan Wakil Ketua DPD PDIP Kalsel Fazlur Rahman.

Sedangkan dua lainnya berasal dari luar PDIP. Pertama Ketua DPD Golkar Banjarmasin Ananda dan Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie. “Semua nama itu sama-sama berpeluang untuk diusung,” pungkas Syaripuddin. (nur/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/