alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Langkah Peseban Terhenti di Tangan Tim NTB, Pelatih: Ini Sudah Pencapaian Luar Biasa

MALANG – Langkah Peseban U17 harus terhenti di babak perempat final Piala Soeratin U17 2019/2020 Nasional. Bertemu dengan wakil Nusa Tenggara Barat, PS Fatahillah 354 U17, The Young Alligator takluk dua gol tanpa balas di Lapangan Universitas Muhammadiyah, kemarin (19/2) pagi.

Peseban tertinggal di menit awal melalui sepakan top skor sementara Piala Soeratin, Givarin pada menit ke-6. Tertinggal, Peseban justru makin tertekan. Beberapa kali barisan penyerang Fatahillah mengancam gawang Peseban yang dikawal penjaga gawang kedua, Syarwani.

Akhirnya, Fatahillah berhasil mencetak gol kedua melalui sepakan spekulasi Rahman pada menit ke-28. Sebenarnya, Peseban memiliki kesempatan untuk mencetak gol bahkan menyamakan skor setelah pencetak gol kedua Fatahillah, Rahman mendapat kartu merah langsung akibat pelanggaran kepada Haidar Nur Afif.

Keuntungan tersebut ternyata tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh skuat asuhan Bambang Hermawan. Beberapa peluang matang tak bisa dikonversikan menjadi gol oleh barisan penyerang Peseban Fauzan dan Komarudin.

Dibabak kedua, Peseban mencoba bermain lebih menekan. Mengandalkan permainan bola pendek dari kaki ke kaki, Zidane dkk kesulitan untuk menembus rapatnya barisan pertahanan Fatahillah. Salah satu peluang matang Peseban hadir melalu tandukan Nazar yang masih bisa diantisipasi penjaga gawang Fatahillah, Firman. Hingga laga usai, skor 2-0 untuk Fatahillah menutup jalannya pertandingan.

Usai laga, pelatih Peseban U17, Bambang Hermawan mengatakan bahwa anak asuhnya bermain tidak dalam performa terbaiknya seperti laga sebelumnya melawan Persipare U17. “Saya rasa penampilan terbaik mereka itu di laga sebelumnya. Kali ini hampir semua pemain tidak dalam kondisi terbaik,” terangnya.

Akan tetapi, Bambang sangat mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang sudah mampu mencapai target dari manajemen untuk lolos fase grup. “Target tercapai bahkan kami mampu melampaui dengan menuju ke perempat final,” ujarnya.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang harus kita apresiasi semua. Saya harap mereka bisa konsisten dan tampil lebih baik lagi tahun depan,” tambah Bambang.

Pemain Peseban, Bahykal Zidane pun mengaku sangat kecewa karena gagal menampilkan permainan terbaiknya dalam laga ini. “Kecewa memang, kita punya peluang lolos ke semi final. Namun, apapun hasil yang dapat harus disyukuri,” pungkasnya.(bir/ema)

MALANG – Langkah Peseban U17 harus terhenti di babak perempat final Piala Soeratin U17 2019/2020 Nasional. Bertemu dengan wakil Nusa Tenggara Barat, PS Fatahillah 354 U17, The Young Alligator takluk dua gol tanpa balas di Lapangan Universitas Muhammadiyah, kemarin (19/2) pagi.

Peseban tertinggal di menit awal melalui sepakan top skor sementara Piala Soeratin, Givarin pada menit ke-6. Tertinggal, Peseban justru makin tertekan. Beberapa kali barisan penyerang Fatahillah mengancam gawang Peseban yang dikawal penjaga gawang kedua, Syarwani.

Akhirnya, Fatahillah berhasil mencetak gol kedua melalui sepakan spekulasi Rahman pada menit ke-28. Sebenarnya, Peseban memiliki kesempatan untuk mencetak gol bahkan menyamakan skor setelah pencetak gol kedua Fatahillah, Rahman mendapat kartu merah langsung akibat pelanggaran kepada Haidar Nur Afif.

Keuntungan tersebut ternyata tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh skuat asuhan Bambang Hermawan. Beberapa peluang matang tak bisa dikonversikan menjadi gol oleh barisan penyerang Peseban Fauzan dan Komarudin.

Dibabak kedua, Peseban mencoba bermain lebih menekan. Mengandalkan permainan bola pendek dari kaki ke kaki, Zidane dkk kesulitan untuk menembus rapatnya barisan pertahanan Fatahillah. Salah satu peluang matang Peseban hadir melalu tandukan Nazar yang masih bisa diantisipasi penjaga gawang Fatahillah, Firman. Hingga laga usai, skor 2-0 untuk Fatahillah menutup jalannya pertandingan.

Usai laga, pelatih Peseban U17, Bambang Hermawan mengatakan bahwa anak asuhnya bermain tidak dalam performa terbaiknya seperti laga sebelumnya melawan Persipare U17. “Saya rasa penampilan terbaik mereka itu di laga sebelumnya. Kali ini hampir semua pemain tidak dalam kondisi terbaik,” terangnya.

Akan tetapi, Bambang sangat mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang sudah mampu mencapai target dari manajemen untuk lolos fase grup. “Target tercapai bahkan kami mampu melampaui dengan menuju ke perempat final,” ujarnya.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang harus kita apresiasi semua. Saya harap mereka bisa konsisten dan tampil lebih baik lagi tahun depan,” tambah Bambang.

Pemain Peseban, Bahykal Zidane pun mengaku sangat kecewa karena gagal menampilkan permainan terbaiknya dalam laga ini. “Kecewa memang, kita punya peluang lolos ke semi final. Namun, apapun hasil yang dapat harus disyukuri,” pungkasnya.(bir/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/