alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 11 August 2022

Pencuri Dihajar Massa, Lihat Tuh Mukanya, Ngga Ganteng Lagi…!!

BARABAI – Nahas nasib SR (24). Belum sempat jauh membawa kabur motor matic yang dicurinya, dia keburu dipergoki warga yang mengejarnya. Tak ayal, lelaki yang sehari-harinya diketahui berprofesi sebagai petani itu pun menjadi bulan-bulanan massa yang marah. 

Untunglah aparat dari Polres Hulu Sungai Tengah cepat tiba di lokasi. Sehingga warga Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan ini terselamatkan. Itu pun kondisinya sudah babak belur tak karuan saat dibawa polisi.

Sebelum ke polres , SR dibawa dulu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai. Ia diperiksa dan dirawat akibat beberapa luka akibat kena pukulan dan tendangan warga. Pelipis kiri dan kanannya robek, sedangkan wajahnya penuh lebam.

SR, ungkap Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto diketahui mencuri di Desa Banua Hanyar, Kecamatan Pandawan, Sabtu (15/2) dini hari lalu.

Saat itu, warga setempat berinisial SRP memarkir motor di depan teras rumah. Namun, ketika bangun tidur, ia kaget. Motornya sudah tak berada di tempat lagi.

“Mengetahui hal itu, korban segera memberitahukan kepada anaknya untuk memeriksa. Ternyata, memang benar motor miliknya sudah tidak ada lagi,” papar kapolres.

SRP yang merasa sang pencuri masih tak jauh meninggalkan rumahnya, berusaha mencari. Hingga akhirnya, tidak beberapa jauh, ia melihat motornya sedang didorong oleh pelaku bersama dengan seorang rekannya. Saat itu juga pelaku dikejar. SRP berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Merasa dikejar, SR menjatuhkan motor yang dicurinya. Ia mau kabur. Namun nahas, pemuda ini lebih dulu jatuh karena tendangan warga. Sedangkan temannya berhasil melarikan diri. Tertangkap, SR menjadi sasaran empuk warga yang geram. Ia dihajar hingga babak belur.

“Kami berjanji akan memproses tersangka sesuai hukum yang berlaku. Kami akan mendalami lagi kasus ini. Apakah ia ada mencuri di tempat lain,” tegas kapolres. (war/ema)

BARABAI – Nahas nasib SR (24). Belum sempat jauh membawa kabur motor matic yang dicurinya, dia keburu dipergoki warga yang mengejarnya. Tak ayal, lelaki yang sehari-harinya diketahui berprofesi sebagai petani itu pun menjadi bulan-bulanan massa yang marah. 

Untunglah aparat dari Polres Hulu Sungai Tengah cepat tiba di lokasi. Sehingga warga Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan ini terselamatkan. Itu pun kondisinya sudah babak belur tak karuan saat dibawa polisi.

Sebelum ke polres , SR dibawa dulu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai. Ia diperiksa dan dirawat akibat beberapa luka akibat kena pukulan dan tendangan warga. Pelipis kiri dan kanannya robek, sedangkan wajahnya penuh lebam.

SR, ungkap Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto diketahui mencuri di Desa Banua Hanyar, Kecamatan Pandawan, Sabtu (15/2) dini hari lalu.

Saat itu, warga setempat berinisial SRP memarkir motor di depan teras rumah. Namun, ketika bangun tidur, ia kaget. Motornya sudah tak berada di tempat lagi.

“Mengetahui hal itu, korban segera memberitahukan kepada anaknya untuk memeriksa. Ternyata, memang benar motor miliknya sudah tidak ada lagi,” papar kapolres.

SRP yang merasa sang pencuri masih tak jauh meninggalkan rumahnya, berusaha mencari. Hingga akhirnya, tidak beberapa jauh, ia melihat motornya sedang didorong oleh pelaku bersama dengan seorang rekannya. Saat itu juga pelaku dikejar. SRP berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Merasa dikejar, SR menjatuhkan motor yang dicurinya. Ia mau kabur. Namun nahas, pemuda ini lebih dulu jatuh karena tendangan warga. Sedangkan temannya berhasil melarikan diri. Tertangkap, SR menjadi sasaran empuk warga yang geram. Ia dihajar hingga babak belur.

“Kami berjanji akan memproses tersangka sesuai hukum yang berlaku. Kami akan mendalami lagi kasus ini. Apakah ia ada mencuri di tempat lain,” tegas kapolres. (war/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/