alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Komisi IV Pertanyakan Seleksi CPNS Banjarmasin

BANJARMASIN – Seleksi tahap awal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah dilakukan awal bulan tadi. Sebanyak 2.362 peserta yang mendaftar di lingkungan Pemko Banjarmasin mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

Ribuan pelamar didominasi peminat formasi tenaga teknis dan kesehatan. Tak ada slot untuk guru. Itulah yang menjadi pertanyaan Komisi IV DPRD Banjarmasin.

Ketua Komisi IV Matnor Ali heran. Lantaran formasi CPNS guru memang ditiadakan. Padahal kota ini masih kekurangan ratusan tenaga pengajar.

“Kalau melihat data, Banjarmasin masih kekurangan 600 guru PNS,” sebut politikus Partai Golkar itu.

Pada penerimaan CPNS tahun lalu, formasi untuk guru memang tersedia. Tapi tak terlalu banyak. Yang bisa terealisasi cuma 200 orang. Itupun digabung dengan guru honorer K2.

“Sementara kebutuhan waktu itu mencapai 800 guru,” katanya. Matnor penasaran. Kenapa tahun ini tak ada slot penerimaan gurun PNS. Padahal keperluannya termasuk mendesak.

Karena itu, Komisi IV ingin meminta klarifikasi dari Dinas Pendidikan dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Banjarmasin. Mereka berencana menggelar pertemuan di gedung dewan, pekan depan. “Rencananya Kamis,” sebutnya.

Dalam pertemuan nanti, Matnor juga ingin mengajak Disdik untuk mencari solusi kekurangan guru di kota ini. Apakah memungkinkan mengangkat guru honorer menjadi PNS atau ada rumusan lainnya. “Sehingga bisa memenuhi kekurangan tenaga guru di Banjarmasin,” katanya.

Perlu diketahui, setidaknya ada 1.676 guru honorer di Banjarmasin. Semua punya peran vital di dunia pendidikan. “Menjadi pegawai negeri memang hak semua orang. Tapi guru honorer ini juga memiliki pengalaman sebagai pendidik,” tutupnya. (nur/fud/ema)

BANJARMASIN – Seleksi tahap awal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah dilakukan awal bulan tadi. Sebanyak 2.362 peserta yang mendaftar di lingkungan Pemko Banjarmasin mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

Ribuan pelamar didominasi peminat formasi tenaga teknis dan kesehatan. Tak ada slot untuk guru. Itulah yang menjadi pertanyaan Komisi IV DPRD Banjarmasin.

Ketua Komisi IV Matnor Ali heran. Lantaran formasi CPNS guru memang ditiadakan. Padahal kota ini masih kekurangan ratusan tenaga pengajar.

“Kalau melihat data, Banjarmasin masih kekurangan 600 guru PNS,” sebut politikus Partai Golkar itu.

Pada penerimaan CPNS tahun lalu, formasi untuk guru memang tersedia. Tapi tak terlalu banyak. Yang bisa terealisasi cuma 200 orang. Itupun digabung dengan guru honorer K2.

“Sementara kebutuhan waktu itu mencapai 800 guru,” katanya. Matnor penasaran. Kenapa tahun ini tak ada slot penerimaan gurun PNS. Padahal keperluannya termasuk mendesak.

Karena itu, Komisi IV ingin meminta klarifikasi dari Dinas Pendidikan dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Banjarmasin. Mereka berencana menggelar pertemuan di gedung dewan, pekan depan. “Rencananya Kamis,” sebutnya.

Dalam pertemuan nanti, Matnor juga ingin mengajak Disdik untuk mencari solusi kekurangan guru di kota ini. Apakah memungkinkan mengangkat guru honorer menjadi PNS atau ada rumusan lainnya. “Sehingga bisa memenuhi kekurangan tenaga guru di Banjarmasin,” katanya.

Perlu diketahui, setidaknya ada 1.676 guru honorer di Banjarmasin. Semua punya peran vital di dunia pendidikan. “Menjadi pegawai negeri memang hak semua orang. Tapi guru honorer ini juga memiliki pengalaman sebagai pendidik,” tutupnya. (nur/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/