alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Hadapi Bencana, Ketua RT-RW Harus Dilibatkan

BANJARMASIN – Polda Kalsel mulai bergerak menggali informasi. Memetakan potensi kerawanan menjelang Pilkada 2020. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat.

Seperti sosialisasi di Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, kemarin (12/2) pagi.

Direktorat Bina Mitra Polda Kalsel menghimpun beragam keluhan dan masukan dari 69 ketua rukun tetangga, empat ketua rukun warga, dan tokoh masyarakat.

Dari dialog itu terungkap, situasi wilayah di Sungai Andai masih kondusif. Masyarakat masih disibukkan rutinitas sehari-hari. Belum ditemukan laporan adanya perbedaan pandangan yang mencolok dan tidak sehat.

Kasubdit Bintipsos Ditbinmas Kompol Mochammad Salim mengatakan, segala potensi kerawanan pasti ada di tengah masyarakat dalam menghadapi pesta demokrasi. Untuk mewaspadai potensi konflik, aparat melakukan upaya pencegahan, pembinaan dan antisipasi sejak dini.

“Kita boleh berbeda pilihan, tapi tetap harus menjaga situasi kamtibmas,” imbaunya.

Melalui pendekatan kepada tokoh masyarakat, jika ada riak-riak yang muncul bisa segera diatasi agar tidak meluas. Peran serta ketua RT, RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama, bisa ikut serta dalam mewujudkan kondisi keamanan di lingkungannya masing-masing.

“Makanya kami mengajak agar warga berperan aktif menjaga situasi kondusif ini hingga Pilkada berakhir,” pesannya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sungai Andai, Masrani mendukung upaya aparat untuk mengantisipasi konflik menjelang Pilkada. Walaupun pilihan politik berbeda-beda, jangan sampai memecah persatuan dan kesatuan.

“Meski setiap warga memiliki pandangan politik dan pilihan bakal calon yang berbeda, tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara,” harapnya.

Ditambahkannya, dalam menjaga situasi keamanan, tak hanya mengandalkan tiga elemen seperti babinsa, bhabinkamtibmas dan lurah. Tapi juga harus melibatkan para ketua RT dan RW.

“Karena mereka merupakan jembatan bagi masyarakat dan pemerintah,” pungkasnya. (gmp/at/fud)

BANJARMASIN – Polda Kalsel mulai bergerak menggali informasi. Memetakan potensi kerawanan menjelang Pilkada 2020. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat.

Seperti sosialisasi di Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, kemarin (12/2) pagi.

Direktorat Bina Mitra Polda Kalsel menghimpun beragam keluhan dan masukan dari 69 ketua rukun tetangga, empat ketua rukun warga, dan tokoh masyarakat.

Dari dialog itu terungkap, situasi wilayah di Sungai Andai masih kondusif. Masyarakat masih disibukkan rutinitas sehari-hari. Belum ditemukan laporan adanya perbedaan pandangan yang mencolok dan tidak sehat.

Kasubdit Bintipsos Ditbinmas Kompol Mochammad Salim mengatakan, segala potensi kerawanan pasti ada di tengah masyarakat dalam menghadapi pesta demokrasi. Untuk mewaspadai potensi konflik, aparat melakukan upaya pencegahan, pembinaan dan antisipasi sejak dini.

“Kita boleh berbeda pilihan, tapi tetap harus menjaga situasi kamtibmas,” imbaunya.

Melalui pendekatan kepada tokoh masyarakat, jika ada riak-riak yang muncul bisa segera diatasi agar tidak meluas. Peran serta ketua RT, RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama, bisa ikut serta dalam mewujudkan kondisi keamanan di lingkungannya masing-masing.

“Makanya kami mengajak agar warga berperan aktif menjaga situasi kondusif ini hingga Pilkada berakhir,” pesannya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sungai Andai, Masrani mendukung upaya aparat untuk mengantisipasi konflik menjelang Pilkada. Walaupun pilihan politik berbeda-beda, jangan sampai memecah persatuan dan kesatuan.

“Meski setiap warga memiliki pandangan politik dan pilihan bakal calon yang berbeda, tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara,” harapnya.

Ditambahkannya, dalam menjaga situasi keamanan, tak hanya mengandalkan tiga elemen seperti babinsa, bhabinkamtibmas dan lurah. Tapi juga harus melibatkan para ketua RT dan RW.

“Karena mereka merupakan jembatan bagi masyarakat dan pemerintah,” pungkasnya. (gmp/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/