alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 11 August 2022

Menurut DPRD: Ibnu-Herman Bagus, Tapi Kurang Kreatif

BANJARMASIN – Pasangan Wali Kota Ibnu Sina dan wakilnya Hermansyah punya catatan cukup bagus sepanjang kepemimpinan mereka di periode ini. Setidaknya itulah yang dilihat Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini.

Namun, ia juga punya catatan. Yang masih harus dikerjakaan Ibnu-Herman. “Cukup banyak pekerjaan yang harus segera mereka selesaikan. Semuanya menyangkut kepentingan masyarakat. Mulai dari kesehatan hingga pariwisata,” sebut politikus Partai Gerindra itu.

Untuk menyebut beberapa seperti kelanjutan pembangunan setelah pembebasan lahan di sekitar Jembatan Sulawesi, kawasan Masjid Jami. Juga pengadaan fasilitas dan sarana Rumah Sakit Sultan Suriansyah.

Termasuk soal ketersediaan dermaga yang dianggap minim. Plus desain kawasan wisata siring yang dinilai belum maksimal. “Dalam konteks kota berbasis sungai, sarana transportasi sungai masih belum dikelola maksimal,” sebutnya.

Menurut Isnaini, sejumlah catatan itu tak bisa diabaikan. Mesti segera diselesaikan. Mengingat masa kepemimpinan mereka tinggal beberapa bulan lagi.

“Jika memang serius, pasti selesai dalam beberapa bulan ke depan. Ini menjadi tugas bagi pemko di penghujung masa jabatan wali kota dan wakilnya,” tuturnya.

Isnaini punya harapan. Pemko punya rasa memiliki, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur. Agar semua program memiliki keunikan dan sesuai dengan fungsinya.

Ia mencontohkan kawasan Siring Pierre Tendean. Di mana tak ada konsep jelas yang diterapkan di sana. “Konsep yang ditawarkan pemko kurang kreatif dan kaku,” sebutnya.

Sebagai pendukung sungai, siring semestinya menjadi pendukung objek sungai. Sehingga semua kegiatan harus dilakukan di atas sungai, bukan di siring.

“Jika memang ingin menonjolkan sungai sebagai wisata Banjarmasin, maka semua kegiatan harus diarahkan ke sungai. Baik jual beli atau apapun. Hal seperti ini yang belum jelas dan perlu inovasi konsep agar lebih menarik,” pungkasnya.

Itulah catatan yang diberikan Komisi III. Agar pasangan wali kota dan wakilnya itu ingat. Bahwa mereka masih punya banyak tugas untuk kepentingan masyarakat. (nur/fud/ema)

BANJARMASIN – Pasangan Wali Kota Ibnu Sina dan wakilnya Hermansyah punya catatan cukup bagus sepanjang kepemimpinan mereka di periode ini. Setidaknya itulah yang dilihat Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini.

Namun, ia juga punya catatan. Yang masih harus dikerjakaan Ibnu-Herman. “Cukup banyak pekerjaan yang harus segera mereka selesaikan. Semuanya menyangkut kepentingan masyarakat. Mulai dari kesehatan hingga pariwisata,” sebut politikus Partai Gerindra itu.

Untuk menyebut beberapa seperti kelanjutan pembangunan setelah pembebasan lahan di sekitar Jembatan Sulawesi, kawasan Masjid Jami. Juga pengadaan fasilitas dan sarana Rumah Sakit Sultan Suriansyah.

Termasuk soal ketersediaan dermaga yang dianggap minim. Plus desain kawasan wisata siring yang dinilai belum maksimal. “Dalam konteks kota berbasis sungai, sarana transportasi sungai masih belum dikelola maksimal,” sebutnya.

Menurut Isnaini, sejumlah catatan itu tak bisa diabaikan. Mesti segera diselesaikan. Mengingat masa kepemimpinan mereka tinggal beberapa bulan lagi.

“Jika memang serius, pasti selesai dalam beberapa bulan ke depan. Ini menjadi tugas bagi pemko di penghujung masa jabatan wali kota dan wakilnya,” tuturnya.

Isnaini punya harapan. Pemko punya rasa memiliki, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur. Agar semua program memiliki keunikan dan sesuai dengan fungsinya.

Ia mencontohkan kawasan Siring Pierre Tendean. Di mana tak ada konsep jelas yang diterapkan di sana. “Konsep yang ditawarkan pemko kurang kreatif dan kaku,” sebutnya.

Sebagai pendukung sungai, siring semestinya menjadi pendukung objek sungai. Sehingga semua kegiatan harus dilakukan di atas sungai, bukan di siring.

“Jika memang ingin menonjolkan sungai sebagai wisata Banjarmasin, maka semua kegiatan harus diarahkan ke sungai. Baik jual beli atau apapun. Hal seperti ini yang belum jelas dan perlu inovasi konsep agar lebih menarik,” pungkasnya.

Itulah catatan yang diberikan Komisi III. Agar pasangan wali kota dan wakilnya itu ingat. Bahwa mereka masih punya banyak tugas untuk kepentingan masyarakat. (nur/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/