alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 9 August 2022

Siapa Bacalon Pilkada Usungan PDIP..? Akan Diumumkan 23 Maret

BANJARMASIN – DPD PDIP masih merahasiakan siapa saja bakal calon kepala daerah yang diusung pada Pilkada serentak di kabupaten/kota di Kalsel. Termasuk di Pilwali Banjarmasin.

Pengumuman partai berlambang moncong putih ini rencananya diberlakukan serentak Maret depan. “Pengumumannya tanggal 23 Maret 2020,” ungkap Sekretaris DPD PDIP Kalsel, M Syaripuddin, Selasa (11/2) siang.

Pria yang kerap disapa Dhin ini menegaskan bahwa penetapan nama bakal calon merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Pihaknya juga masih menunggu keputusan atau rekomendasi partainya. “Ya kita tunggu saja. Siapa bakal calon yang mendapatkan rekomendasi partai untuk maju,” cetusnya.

Kata Dhin, memilih bakal calon kepala daerah yang akan diusung atau didukung tak mudah. Sebelum mendapat surat rekomendasi, harus melewati serangkaian uji kelayakan. Bakal calon harus memiliki kualitas mumpuni sebagai pemimpin. “PDIP benar-benar mempertimbangkan kualitas,” jelasnya.

Uji kelayakan sudah dilakukan di daerah lain. Contohnya untuk calon wali kota Solo. Namun, ia belum bisa menyebut kapan waktunya di Kalsel. “Nanti para bakal calon akan kami panggil,” tambahnya.

Tentu si bakal calon harus memiliki visi misi untuk membangun daerah. Punya komitmen terhadap masyarakat dan partai. Termasuk didukung hasil survei. Bahkan perlu dukungan partai koalisi untuk maju Pilkada. “Ini menjadi bahan pertimbangan. PDIP tidak di semua daerah bisa mengusung sendiri tanpa koalisi,” tuntasnya.(gmp/dye/ema)

BANJARMASIN – DPD PDIP masih merahasiakan siapa saja bakal calon kepala daerah yang diusung pada Pilkada serentak di kabupaten/kota di Kalsel. Termasuk di Pilwali Banjarmasin.

Pengumuman partai berlambang moncong putih ini rencananya diberlakukan serentak Maret depan. “Pengumumannya tanggal 23 Maret 2020,” ungkap Sekretaris DPD PDIP Kalsel, M Syaripuddin, Selasa (11/2) siang.

Pria yang kerap disapa Dhin ini menegaskan bahwa penetapan nama bakal calon merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Pihaknya juga masih menunggu keputusan atau rekomendasi partainya. “Ya kita tunggu saja. Siapa bakal calon yang mendapatkan rekomendasi partai untuk maju,” cetusnya.

Kata Dhin, memilih bakal calon kepala daerah yang akan diusung atau didukung tak mudah. Sebelum mendapat surat rekomendasi, harus melewati serangkaian uji kelayakan. Bakal calon harus memiliki kualitas mumpuni sebagai pemimpin. “PDIP benar-benar mempertimbangkan kualitas,” jelasnya.

Uji kelayakan sudah dilakukan di daerah lain. Contohnya untuk calon wali kota Solo. Namun, ia belum bisa menyebut kapan waktunya di Kalsel. “Nanti para bakal calon akan kami panggil,” tambahnya.

Tentu si bakal calon harus memiliki visi misi untuk membangun daerah. Punya komitmen terhadap masyarakat dan partai. Termasuk didukung hasil survei. Bahkan perlu dukungan partai koalisi untuk maju Pilkada. “Ini menjadi bahan pertimbangan. PDIP tidak di semua daerah bisa mengusung sendiri tanpa koalisi,” tuntasnya.(gmp/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/