alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Saturday, 20 August 2022

Diliburkan, 14 Sekolah di Banjarbaru Siap Tampung Jemaah Haul Sekumpul

BANJARBARU – Menjelang pelaksanaan Haul Guru Sekumpul yang dimulai 29 Februari nanti di Martapura, sebagian sekolah di Kota Banjarbaru juga diliburkan. Setidaknya, ada 14 sekolah yang bakal menampung jemaah haul yang diprediksi bakal membeludak.

Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru, daya tampung yang disediakan di 14 sekolah ini mencapai 2500 orang. Ruangan ini pun dipastikan selain sebagai rest area, juga bisa dijadikan lokasj menginap.

Kepala Disdik Kota Banjarbaru M Aswan menyebut sekolah-sekolah yang bakal dijadikan tempat penginapan berlokasi di titik akses menuju lokasi haul. Misalnya seperti di wilayah Banjarbaru kota, Landasan Ulin, Sungai Ulin hingga areal Cempaka Banjarbaru.

“Memang tahun sebelumnya kita sudah ikut berpartisipasi juga. Namun tahun ini cakupannya lebih banyak, dulu hanya tiga sekolah. Alhamdulillah ada 14 sekolah di bawah naungan Disdik Kota yang sudah siap,” katanya.

Selain menyediakan tempat istirahat dan tempat menginap, sekolah yang jadi lokasi menginap kata Aswan juga dilengkapi beberapa fasilitas. Mulai alas hingga bantal menginap, tempat wudu, musala, toilet dan kamar mandi hingga juga diusahakan keperluan konsumsi.

“Untuk waktunya kita atur datangnya bisa Jumat (28/2) sore, jika pulangnya hari Senin (1/3). Jadi fasilitas bisa digunakan selama kurang lebih tiga hari, yakni dari Jumat sampai Senin,” infonya.

Untuk kegiatan belajar mengajar, Aswan mengatakan bakal meliburkan sekolah yang bangunannya diperuntukkan untuk menampung jemaah. “Ada yang satu hari saja libur misal hari Senin. Tapi ada juga yang dari Sabtu libur, tapi hanya sebagian saja.”

Terakhir, nantinya ruangan menginap antara laki-laki dan perempuan bakal dipisah. Pihaknya pun sudah mengkoordinasikan terkait fasilitas ini kepada Posko utama pelaksanaan Haul Guru Sekumpul.

“Jadi kita akan laporkan nanti berapa jemaah yang menginap. Untuk jemaah nanti bisa langsung datang saja ke sekolah-sekolah yang disiapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Banjarbaru, Mahdi yang sekolahnya termasuk jadi lokasi menginap memastikan bahwa sekolahnya sudah siap.

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa ikut berpartisipasi. Untuk daya tampung berkapasitas 100 orang, lengkap dengan parkir serta fasilitas lainnya seperti alas dan bantal tidur. Kita juga sediakan minuman seperti teh dan kopi, Insya Allah juga kita siapkan makan satu kali,” jelasnya.

Sesuai dengan prosedur yang ada, jemaah yang ingin menginap di sekolahnya kata Mahdi bisa langsung datang ke alamat sekolah yang berlokasi di Jalan Panglima Batur ini.

“Untuk ruang menginap ada lima ruang kelas yang kita sediakan. Jadi nanti datang, lapor dan kita bakal mengarahkan ke ruangannya,” janjinya.

Perihal meliburkan siswa, di SMP Negeri 2 Banjarbaru terang Mahdi hanya libur satu hari, yakni pada Senin (1/3). “Karena Sabtu memang kita tidak masuk, jadi hanya hari Senin (libur).” (rvn/ran/ema)

BANJARBARU – Menjelang pelaksanaan Haul Guru Sekumpul yang dimulai 29 Februari nanti di Martapura, sebagian sekolah di Kota Banjarbaru juga diliburkan. Setidaknya, ada 14 sekolah yang bakal menampung jemaah haul yang diprediksi bakal membeludak.

Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru, daya tampung yang disediakan di 14 sekolah ini mencapai 2500 orang. Ruangan ini pun dipastikan selain sebagai rest area, juga bisa dijadikan lokasj menginap.

Kepala Disdik Kota Banjarbaru M Aswan menyebut sekolah-sekolah yang bakal dijadikan tempat penginapan berlokasi di titik akses menuju lokasi haul. Misalnya seperti di wilayah Banjarbaru kota, Landasan Ulin, Sungai Ulin hingga areal Cempaka Banjarbaru.

“Memang tahun sebelumnya kita sudah ikut berpartisipasi juga. Namun tahun ini cakupannya lebih banyak, dulu hanya tiga sekolah. Alhamdulillah ada 14 sekolah di bawah naungan Disdik Kota yang sudah siap,” katanya.

Selain menyediakan tempat istirahat dan tempat menginap, sekolah yang jadi lokasi menginap kata Aswan juga dilengkapi beberapa fasilitas. Mulai alas hingga bantal menginap, tempat wudu, musala, toilet dan kamar mandi hingga juga diusahakan keperluan konsumsi.

“Untuk waktunya kita atur datangnya bisa Jumat (28/2) sore, jika pulangnya hari Senin (1/3). Jadi fasilitas bisa digunakan selama kurang lebih tiga hari, yakni dari Jumat sampai Senin,” infonya.

Untuk kegiatan belajar mengajar, Aswan mengatakan bakal meliburkan sekolah yang bangunannya diperuntukkan untuk menampung jemaah. “Ada yang satu hari saja libur misal hari Senin. Tapi ada juga yang dari Sabtu libur, tapi hanya sebagian saja.”

Terakhir, nantinya ruangan menginap antara laki-laki dan perempuan bakal dipisah. Pihaknya pun sudah mengkoordinasikan terkait fasilitas ini kepada Posko utama pelaksanaan Haul Guru Sekumpul.

“Jadi kita akan laporkan nanti berapa jemaah yang menginap. Untuk jemaah nanti bisa langsung datang saja ke sekolah-sekolah yang disiapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Banjarbaru, Mahdi yang sekolahnya termasuk jadi lokasi menginap memastikan bahwa sekolahnya sudah siap.

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa ikut berpartisipasi. Untuk daya tampung berkapasitas 100 orang, lengkap dengan parkir serta fasilitas lainnya seperti alas dan bantal tidur. Kita juga sediakan minuman seperti teh dan kopi, Insya Allah juga kita siapkan makan satu kali,” jelasnya.

Sesuai dengan prosedur yang ada, jemaah yang ingin menginap di sekolahnya kata Mahdi bisa langsung datang ke alamat sekolah yang berlokasi di Jalan Panglima Batur ini.

“Untuk ruang menginap ada lima ruang kelas yang kita sediakan. Jadi nanti datang, lapor dan kita bakal mengarahkan ke ruangannya,” janjinya.

Perihal meliburkan siswa, di SMP Negeri 2 Banjarbaru terang Mahdi hanya libur satu hari, yakni pada Senin (1/3). “Karena Sabtu memang kita tidak masuk, jadi hanya hari Senin (libur).” (rvn/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/