alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Bupati Terima Dokumen KRB

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor menerima Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gedung Graha BNPB Jakarta Timur, Rabu (5/1).

Dokumen tersebut langsung diserahkan Deputi Bidang Sistem dan Strategi, Wisnu Wijaya. Kabupaten Tanah Bumbu merupakan satu-satunya kabupaten di Kalimantan Selatan yang menerima dokumen KRB tersebut.

Kepala BPBD Tanbu Eryanto Rais yang ikut mendampingi Bupati Tanbu H Sudian Noor menjelaskan Dokumen Kajian Risiko Bencana adalah sebuah dokumen penting yang memuat mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran menyeluruh terhadap resiko bencana suatu daerah dengan menganalisis tingkat ancaman, tingkat kerugian dan kapasitas daerah.

“Dokumen tersebut nantinya akan disampaikan kepada seluruh instansi terkait di Tanbu. Dokumen tersebut bisa dijadikan acuan dalam proyek-proyek pembangunan di Kabupaten Tanbu,” jelasnya.

Ditambahkannya, dokumen yang merupakan album peta ini akan disosialisasikan kepada seluruh SKPD terkait, dalam hal pengurusan perizinan atau pelaporan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sehingga Dokumen KRB tersebut sangat membantu dalam menurunkan indeks bencana di Kabupaten Tanbu.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Wisnu Wijaya dalam sambutannya menyampaikan di masa teknologi yang sangat canggih seperti sekarang, pencegahan bencana harusnya mampu dilakukan dengan lebih baik.

“Hendaknya kita sudah memahami resiko bencana di tempat kita itu seperti apa, sehingga mudah bagi kita untuk melakukan pencegahan terhadap bencana tersebut, sekurang-kurangnya mampu menghindari resiko yang akan menimbulkan dampak yang besar,” paparnya. (kry/ram/ema)

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor menerima Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gedung Graha BNPB Jakarta Timur, Rabu (5/1).

Dokumen tersebut langsung diserahkan Deputi Bidang Sistem dan Strategi, Wisnu Wijaya. Kabupaten Tanah Bumbu merupakan satu-satunya kabupaten di Kalimantan Selatan yang menerima dokumen KRB tersebut.

Kepala BPBD Tanbu Eryanto Rais yang ikut mendampingi Bupati Tanbu H Sudian Noor menjelaskan Dokumen Kajian Risiko Bencana adalah sebuah dokumen penting yang memuat mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran menyeluruh terhadap resiko bencana suatu daerah dengan menganalisis tingkat ancaman, tingkat kerugian dan kapasitas daerah.

“Dokumen tersebut nantinya akan disampaikan kepada seluruh instansi terkait di Tanbu. Dokumen tersebut bisa dijadikan acuan dalam proyek-proyek pembangunan di Kabupaten Tanbu,” jelasnya.

Ditambahkannya, dokumen yang merupakan album peta ini akan disosialisasikan kepada seluruh SKPD terkait, dalam hal pengurusan perizinan atau pelaporan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sehingga Dokumen KRB tersebut sangat membantu dalam menurunkan indeks bencana di Kabupaten Tanbu.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Wisnu Wijaya dalam sambutannya menyampaikan di masa teknologi yang sangat canggih seperti sekarang, pencegahan bencana harusnya mampu dilakukan dengan lebih baik.

“Hendaknya kita sudah memahami resiko bencana di tempat kita itu seperti apa, sehingga mudah bagi kita untuk melakukan pencegahan terhadap bencana tersebut, sekurang-kurangnya mampu menghindari resiko yang akan menimbulkan dampak yang besar,” paparnya. (kry/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/