alexametrics
23.4 C
Banjarmasin
Tuesday, 16 August 2022

Banjarbaru Bagikan Sertifikat PTSL

BANJARBARU – Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Selasa (4/2) tadi menyerahkan sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) kepada ratusan warga Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin.

Usai secara simbolis menyerahkan sertifikat PTSL kepada sepuluh orang perwakilan warga, Nadjmi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu sehingga sertifikat tanah warga cepat selesai.

“Baik pihak BPN Kota Banjarbaru yang punya program, kelurahan yang menghimpun warga dan para RT yang turut berperan menyukseskan program PSTL ini, saya ucapkan terimakasih,” ucapnya.

Menurut Nadjmi, program PTSL adalah solusi bagi permasalahan tanah warga. Karena dikatakannya, sertifikat tanah ini akan memberikan kepastian hukum kepemilikan tanah dan mengurangi risiko tumpang tindih kepemilikan tanah.

“Mungkin bagi sebagian warga, memiliki sertifikat tanah adalah sesuatu yang sulit, apalagi membuat sertifikat ini biayanya mahal. Tapi melalui program PTSL ini, membuat sertifikat tanah lebih mudah dan gratis,” katanya.

Kepada warga yang sertifikat tanahnya selesai, dia berpesan agar sertifikat dijaga dengan baik, difotokopi dan disimpan ditempat aman. “Untuk tanahnya, lebih baik diberi patok serta difungsikan atau dimanfaatkan, jangan sampai dibiarkan begitu saja,” pesannya.

Sedangkan bagi warga yang sertifikat tanahnya belum selesai, Nadjmi meminta agar bersabar, karena masih ada banyak sertifikat yang harus diselesaikan. “Sabar saja, Insya Allah selesai,” pungkasnya. (ris/bin/ema)

BANJARBARU – Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Selasa (4/2) tadi menyerahkan sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) kepada ratusan warga Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin.

Usai secara simbolis menyerahkan sertifikat PTSL kepada sepuluh orang perwakilan warga, Nadjmi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu sehingga sertifikat tanah warga cepat selesai.

“Baik pihak BPN Kota Banjarbaru yang punya program, kelurahan yang menghimpun warga dan para RT yang turut berperan menyukseskan program PSTL ini, saya ucapkan terimakasih,” ucapnya.

Menurut Nadjmi, program PTSL adalah solusi bagi permasalahan tanah warga. Karena dikatakannya, sertifikat tanah ini akan memberikan kepastian hukum kepemilikan tanah dan mengurangi risiko tumpang tindih kepemilikan tanah.

“Mungkin bagi sebagian warga, memiliki sertifikat tanah adalah sesuatu yang sulit, apalagi membuat sertifikat ini biayanya mahal. Tapi melalui program PTSL ini, membuat sertifikat tanah lebih mudah dan gratis,” katanya.

Kepada warga yang sertifikat tanahnya selesai, dia berpesan agar sertifikat dijaga dengan baik, difotokopi dan disimpan ditempat aman. “Untuk tanahnya, lebih baik diberi patok serta difungsikan atau dimanfaatkan, jangan sampai dibiarkan begitu saja,” pesannya.

Sedangkan bagi warga yang sertifikat tanahnya belum selesai, Nadjmi meminta agar bersabar, karena masih ada banyak sertifikat yang harus diselesaikan. “Sabar saja, Insya Allah selesai,” pungkasnya. (ris/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/