alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Satpam Unjuk Kebolehan di Depan Polisi

BANJARMASIN – Pada hari ulang tahun Satpam ke-39, puluhan satpam unjuk kebolehan di depan Polri dan TNI di halaman Mapolda Kalsel, kemarin (22/1/) pagi.

Bermacam keahlian ditampilkan. Dari mematahkan besi dengan tangan, memecahkan es balok dengan batok kepala, kepiawaian menggunakan borgol, sampai aksi bela diri tangan kosong.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani mengatakan, satpam merupakan mitra utama Polri dalam pemeliharaan keamanan. Maka satpam wajib memiliki kemampuan dalam menangani gangguan keamanan di lingkungannya.

Satpam juga bisa berkontribusi dalam memberikan rasa aman dan menciptakan suasana kondusif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Terutama dalam peningkatan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Jenderal bintang dua ini melihat tema yang diusung dalam HUT tahun ini sudah selaras dengan keinginan Presiden Joko Widodo.

“Profesi satpam memiliki peran strategis guna mendorong kesejahteraan masyarakat,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Kalsel, Supriyanto menyebut jumlah satpam di Kalsel sebanyak 10 ribu. Mereka sudah tergabung dalam Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), baik lokal maupun cabang.

“Jumlah BUJB di Kalsel ada 57. Untuk lokal ada 30 sedangkan perluasan daerah ada 27,” jelasnya.

Urusan peningkatan kompetensi diserahkan kepada BUJP masing-masing. “Untuk kesejahteraan satpam, kami berupaya menaikkan tingkatan upahnya. Tidak hanya UMP saja,” cetusnya. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Pada hari ulang tahun Satpam ke-39, puluhan satpam unjuk kebolehan di depan Polri dan TNI di halaman Mapolda Kalsel, kemarin (22/1/) pagi.

Bermacam keahlian ditampilkan. Dari mematahkan besi dengan tangan, memecahkan es balok dengan batok kepala, kepiawaian menggunakan borgol, sampai aksi bela diri tangan kosong.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani mengatakan, satpam merupakan mitra utama Polri dalam pemeliharaan keamanan. Maka satpam wajib memiliki kemampuan dalam menangani gangguan keamanan di lingkungannya.

Satpam juga bisa berkontribusi dalam memberikan rasa aman dan menciptakan suasana kondusif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Terutama dalam peningkatan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Jenderal bintang dua ini melihat tema yang diusung dalam HUT tahun ini sudah selaras dengan keinginan Presiden Joko Widodo.

“Profesi satpam memiliki peran strategis guna mendorong kesejahteraan masyarakat,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Kalsel, Supriyanto menyebut jumlah satpam di Kalsel sebanyak 10 ribu. Mereka sudah tergabung dalam Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), baik lokal maupun cabang.

“Jumlah BUJB di Kalsel ada 57. Untuk lokal ada 30 sedangkan perluasan daerah ada 27,” jelasnya.

Urusan peningkatan kompetensi diserahkan kepada BUJP masing-masing. “Untuk kesejahteraan satpam, kami berupaya menaikkan tingkatan upahnya. Tidak hanya UMP saja,” cetusnya. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/