alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Fahrudin Sudah Lama Diburu

BANJARMASIN – Fahruddin dibekuk buser Polsek Banjarmasin Barat. Warga Jalan Tunas Baru RT 65 Teluk Dalam itu sudah lama menjadi target polisi.

Dia diringkus Rabu (15/1) di Jalan Jafri Zamzam Gang Simpang Rahmat Kelurahan Kuin Cerucuk. Bisnis narkotika Fahrudin sudah lama diendus polisi. Cukup lama ia diburu, tapi baru sekarang bisa ditangkap.

“Kami menerima laporan masyarakat. Hari itu, target melintas di Jalan Jafri Zamzam. Tak lama setelah dilidik. Langsung saja kami sergap,” kata Kanit Reskrim Iptu Sunarto, kemarin (22/1).

Penyergapan itu tidak sia-sia. Dari tangannya, disita lima paket sabu seberat 20,46 gram. Semua barang bukti itu ditemukan di dalam tas miliknya.

“Selain sabu, ada satu pak plastik klip dan timbangan digital. Motor Honda CBR nomor polisi DA 2333 EI juga kami sita,” tambah Sunarto.

Fahrudin diduga tergabung dalam salah satu jaringan besar. Polisi masih mengembangkan kasus ini. “Kami sangkakan dia dengan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Sunarto. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Fahruddin dibekuk buser Polsek Banjarmasin Barat. Warga Jalan Tunas Baru RT 65 Teluk Dalam itu sudah lama menjadi target polisi.

Dia diringkus Rabu (15/1) di Jalan Jafri Zamzam Gang Simpang Rahmat Kelurahan Kuin Cerucuk. Bisnis narkotika Fahrudin sudah lama diendus polisi. Cukup lama ia diburu, tapi baru sekarang bisa ditangkap.

“Kami menerima laporan masyarakat. Hari itu, target melintas di Jalan Jafri Zamzam. Tak lama setelah dilidik. Langsung saja kami sergap,” kata Kanit Reskrim Iptu Sunarto, kemarin (22/1).

Penyergapan itu tidak sia-sia. Dari tangannya, disita lima paket sabu seberat 20,46 gram. Semua barang bukti itu ditemukan di dalam tas miliknya.

“Selain sabu, ada satu pak plastik klip dan timbangan digital. Motor Honda CBR nomor polisi DA 2333 EI juga kami sita,” tambah Sunarto.

Fahrudin diduga tergabung dalam salah satu jaringan besar. Polisi masih mengembangkan kasus ini. “Kami sangkakan dia dengan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Sunarto. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/