alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Bupati Khutbah di Masjid Jami Ar Raudhah

PELAIHARI – Di awal Tahun 2020 pelaksanaan Manunggal Tuntung Pandang (MTP), Bupati Tala Sukamta menjadi khatib salat Jumat di Masjid Jami Ar Raudhah Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari, Jumat (17/1).

Khutbah yang disampaikan oleh Sukamta, mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan ketakwaan serta rasa syukur kepada Allah SWT, karena sudah memberi nikmat kepada hamba-Nya tanpa batas.

Menurutnya, nikmat Allah SWT tidak hanya berupa materi saja, namun sesungguhnya nikmat Allah SWT sangatlah luas seperti nikmat sehat, nikmat Iman dan nikmat Islam serta nikmat lain yang jauh lebih besar.

Terlebih di era modern sekarang, banyak manusia yang menunjukkan sikap hedonis. Yaitu sikap dan pandangan hidup yang beranggapan, bahwa manusia akan mendapat kebahagiaan jika memiliki harta yang banyak, kedudukan yang tinggi serta pengaruh yang besar.

Pandangan hedonis itulah yang mengajarkan manusia untuk berorientasi pada kedudukan, kekayaan dan kenikmatan sebagai tujuan hidupnya. Sehingga manusia berlomba untuk mencari kebahagiaan dengan mengumpulkan harta sebanyak mungkin, dengan berbagai daya dan upaya, bahkan cara mendapatkan harta pun tidak mempedulikan ajaran agama dan aturan yang ada.

Oleh sebab itu, Sukamta mengingatkan, bahwa Allah sudah memberikan rezeki kepada masing-masing manusia, dan rezeki itu tidak akan tertukar dengan rezeki orang lain.

 “Yang terpenting adalah kita harus terus berusaha seraya berdoa dan menyadari bahwa Allah telah membagi rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya,” jelas orang nomor satu di Tala ini. (ard/by/bin)

PELAIHARI – Di awal Tahun 2020 pelaksanaan Manunggal Tuntung Pandang (MTP), Bupati Tala Sukamta menjadi khatib salat Jumat di Masjid Jami Ar Raudhah Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari, Jumat (17/1).

Khutbah yang disampaikan oleh Sukamta, mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan ketakwaan serta rasa syukur kepada Allah SWT, karena sudah memberi nikmat kepada hamba-Nya tanpa batas.

Menurutnya, nikmat Allah SWT tidak hanya berupa materi saja, namun sesungguhnya nikmat Allah SWT sangatlah luas seperti nikmat sehat, nikmat Iman dan nikmat Islam serta nikmat lain yang jauh lebih besar.

Terlebih di era modern sekarang, banyak manusia yang menunjukkan sikap hedonis. Yaitu sikap dan pandangan hidup yang beranggapan, bahwa manusia akan mendapat kebahagiaan jika memiliki harta yang banyak, kedudukan yang tinggi serta pengaruh yang besar.

Pandangan hedonis itulah yang mengajarkan manusia untuk berorientasi pada kedudukan, kekayaan dan kenikmatan sebagai tujuan hidupnya. Sehingga manusia berlomba untuk mencari kebahagiaan dengan mengumpulkan harta sebanyak mungkin, dengan berbagai daya dan upaya, bahkan cara mendapatkan harta pun tidak mempedulikan ajaran agama dan aturan yang ada.

Oleh sebab itu, Sukamta mengingatkan, bahwa Allah sudah memberikan rezeki kepada masing-masing manusia, dan rezeki itu tidak akan tertukar dengan rezeki orang lain.

 “Yang terpenting adalah kita harus terus berusaha seraya berdoa dan menyadari bahwa Allah telah membagi rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya,” jelas orang nomor satu di Tala ini. (ard/by/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/