alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Tanbu Gelar Apel Siaga Bencana

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel siaga bencana, gelar peralatan dan simulasi di Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Rabu (15/1).

Apel diikuti oleh berbagai unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana seperti TNI, Polri, Basarnas, Satpol-PP, Dishub, Tagana, Polhut, Perusahaan, Ormas dan para Relawan serta BPBD sendiri.

Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik HM Thaha mengajak semua pihak untuk terus waspada dan siap siaga menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. “Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi sangat penting, sebab letak geografis dan kondisi geologinya, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki tingkat kerawanan bencana alam,” jelasnya.

Menurut bupati, dengan belajar dari kejadian yang telah lewat, semua pihak dapat mengevaluasi dan memantapkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan seluruh perangkat yang ada.

“Posko-posko dan personil bencana yang ada di tiga kecamatan kita yakinkan selalu siap beroperasi, sehingga ketika terjadi bencana, dapat bekerja secara cepat, tepat, efisien dan efektif,” paparnya.

Setelah apel selesai, para peserta kemudian melakukan simulasi penanganan bencana di tepi Pantai Pagatan dengan menggunakan tiga perahu karet. (kry/ram/ema)

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel siaga bencana, gelar peralatan dan simulasi di Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Rabu (15/1).

Apel diikuti oleh berbagai unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana seperti TNI, Polri, Basarnas, Satpol-PP, Dishub, Tagana, Polhut, Perusahaan, Ormas dan para Relawan serta BPBD sendiri.

Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik HM Thaha mengajak semua pihak untuk terus waspada dan siap siaga menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. “Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi sangat penting, sebab letak geografis dan kondisi geologinya, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki tingkat kerawanan bencana alam,” jelasnya.

Menurut bupati, dengan belajar dari kejadian yang telah lewat, semua pihak dapat mengevaluasi dan memantapkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan seluruh perangkat yang ada.

“Posko-posko dan personil bencana yang ada di tiga kecamatan kita yakinkan selalu siap beroperasi, sehingga ketika terjadi bencana, dapat bekerja secara cepat, tepat, efisien dan efektif,” paparnya.

Setelah apel selesai, para peserta kemudian melakukan simulasi penanganan bencana di tepi Pantai Pagatan dengan menggunakan tiga perahu karet. (kry/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/